<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Menulis dan Berbagi Informasi</title>
	<atom:link href="http://kotakinformasi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kotakinformasi.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 16:19:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kotakinformasi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Menulis dan Berbagi Informasi</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kotakinformasi.wordpress.com/osd.xml" title="Menulis dan Berbagi Informasi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kotakinformasi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Idaman Sekaligus Tantangan</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com/2012/02/09/idaman-sekaligus-tantangan/</link>
		<comments>http://kotakinformasi.wordpress.com/2012/02/09/idaman-sekaligus-tantangan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 16:19:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awitara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Koran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin Redaksi]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksi]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotakinformasi.wordpress.com/?p=1190</guid>
		<description><![CDATA[Memasuki ruangan berukuran  kurang lebih 4&#215;6 meter itu, suasana nampak produktif  melakukan aktivitas keredaksian. Mulai dari mengetik naskah berita, editing foto dan  diskusi mengenai listing berita.  Sesekali  salah satu dari mereka berada dipojok ruangan. Amat serius membaca dan mengedit tulisan bertatap muka dengan mahluk bernama komputer.  Disebelahnya,  nampak pria paruh baya dengan rambut memutih  membuka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1190&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/02/amplopgrey.jpg"><img class="alignright  wp-image-1192" title="wartawan " src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/02/amplopgrey.jpg?w=280&#038;h=614" alt="" width="280" height="614" /></a><strong>Memasuki ruangan berukuran  kurang lebih 4&#215;6 meter itu, suasana nampak produktif  melakukan aktivitas keredaksian.<span id="more-1190"></span></strong></p>
<p>Mulai dari mengetik naskah berita, editing foto dan  diskusi mengenai listing berita.  Sesekali  salah satu dari mereka berada dipojok ruangan. Amat serius membaca dan mengedit tulisan bertatap muka dengan mahluk bernama komputer.  Disebelahnya,  nampak pria paruh baya dengan rambut memutih  membuka refrensi berita salah satu situs yang  konon pusat kantor beritanya Indonesia, sembari menge<em>check</em> email masuk.</p>
<p>Disanalah ruangan para wartawan senior maupun pemula tiap harinya berinterkasi ketika sore menjelang. Termasuk saya, yang akan menjadi bagian dari salah satu mereka. Jejeran komputer yang membetuk persegi panjang tersebut adalah medium para “kuli tinta” sekaligus mata, hati dan telinga masyarakat. Tiap hari kuli itu  membahasakan realitas di lapangan dalam bentuk  tulisan (berita).</p>
<p>Kali pertamanya masuk ke dapur redaksi ternyata seperti itu! Hah! Bahan obrolan disana semuanya berbau informasi sesuai dengan fungsi dari pers situ sendiri. Selain edukasi, hiburan dan control sosial. Setahuku selama ini, surat kabar yang di  nikmati orang banyak ternyata mendapat proses sentuhan yang panjang dan melelahkan. Menguras  otak pula!</p>
<p>Meskipun aktif di pers mahasiswa kampus yang fungsi sebagai media  informasi mahasiswa, toh, ternyata masih amat jauh dari kesan sebenarnya, pers itu seperi apa. Dan di sana, saya di bukakan pintu awal mengenai arus informasi dan proses jurnalistik sesungguhnya. Spontanitas kepalaku penat.</p>
<p>Tanggung jawab moral, disiplin yang tinggi, nyelimet dalam mengumpulkan, menyusun,mengolah hingga menerbitkan  menjadi sebuah media yang pantas dibaca dan mencerdaskan publik. Tentu bukan pekerjaan ringan.</p>
<p>Dan tibalah ketika saat diberikan breifing oleh Pemimpinan Redaksi. Saya  mulai masuk  dalam ruangan dan disana tahap  eksekusinya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> *dramatis, biar sedikit miris* Banyak pengarahan diberikan, terkait  tetek bengek  media cetak. Dari visi kedepan, tanggung jawab sebagai seorang wartawan hingga gaya tulisan yang nanti menjadi karakter media tersebut.</p>
<p>Saya Cuma bisa terdiam. Menganggut semaksimal mungkin tanpa ada pertanyaan.  rencananya  saya mengisi rubrik mingguan untuk koran tersebut, berhubung status saya sebagai mahasiswa dan sedang “diwajibkan” menyelesaikan studi akhir (skripsi)  plus sebagai pengurus d ipers kampus, saya terbilang nekad mengambil keputusan ini. Menjadi wartawan! Idaman sekaligus tantangan.</p>
<p>Apalgi tanpa seizin siapapun termasuk orang tua. Karena  memang sengaja tidak memberitahukan. Yang jelas meraka tahu kalau saya sibuk dikampus . Titik . Itu saja.  Bermodalkan nekad dan semangat.  Semoga   dikemudian hari langkah ini membuat saya bisa kuat apalagi pasca lulus kuliah, yang merupakan momok bagi sebagain besar mahasiswa yang maunya serba praktis. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotakinformasi.wordpress.com/1190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotakinformasi.wordpress.com/1190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotakinformasi.wordpress.com/1190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotakinformasi.wordpress.com/1190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotakinformasi.wordpress.com/1190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotakinformasi.wordpress.com/1190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotakinformasi.wordpress.com/1190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotakinformasi.wordpress.com/1190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotakinformasi.wordpress.com/1190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotakinformasi.wordpress.com/1190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotakinformasi.wordpress.com/1190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotakinformasi.wordpress.com/1190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotakinformasi.wordpress.com/1190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotakinformasi.wordpress.com/1190/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1190&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotakinformasi.wordpress.com/2012/02/09/idaman-sekaligus-tantangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/02/amplopgrey.jpg?w=68" />
		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/02/amplopgrey.jpg?w=68" medium="image">
			<media:title type="html">wartawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b657710d10b82e91e5422f17887d477?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awitara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/02/amplopgrey.jpg?w=137" medium="image">
			<media:title type="html">wartawan </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Refleksi Awal  2012: Kuta, Kiss, dan Polantas</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com/2012/01/09/refleksi-awal-2012-kuta-kiss-dan-polantas/</link>
		<comments>http://kotakinformasi.wordpress.com/2012/01/09/refleksi-awal-2012-kuta-kiss-dan-polantas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 09:43:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awitara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Kini]]></category>
		<category><![CDATA[Bule]]></category>
		<category><![CDATA[Kuta]]></category>
		<category><![CDATA[Miss Universe]]></category>
		<category><![CDATA[Objek Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotakinformasi.wordpress.com/?p=1172</guid>
		<description><![CDATA[Tit…tit…tit… Suara klakson beriringan berbunyi. Seolah saling sahut menyahut Suasana malam itu sangat berbeda seperti biasanya. Lalu lalang kendaraan roda dua dan empat begitu padat. Bahkan mengular hingga puluhan meter. Terdiam sejenak, pengendara nampak pongah mencoba untuk megulang kembali suara klakson tersebut, yah tanda-tanda tak sabar. Malam itu adalah malam  terakhir yang masih termasuk dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1172&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6540.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1178" title="Lalu Lintas Macet di Kuta" src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6540.jpg?w=593&#038;h=357" alt="" width="593" height="357" /></a></strong></em> <em><strong></strong></em></p>
<p><em><strong>Tit…tit…tit…</strong></em></p>
<p><em><strong>Suara klakson beriringan berbunyi. </strong></em></p>
<p><em><strong>Seolah saling sahut menyahut<span id="more-1172"></span></strong></em></p>
<p>Suasana malam itu sangat berbeda seperti biasanya. Lalu lalang kendaraan roda dua dan empat begitu padat. Bahkan mengular hingga puluhan meter.<em> <strong> </strong></em> Terdiam sejenak, pengendara nampak pongah mencoba untuk megulang kembali suara klakson tersebut, yah tanda-tanda tak sabar.</p>
<p>Malam itu adalah malam  terakhir yang masih termasuk dalam pengujung tahun 2011.  Malam dimana perayaannya selalu meriah diakhir Bulan Desember. Setiap Negara di belahan benua merayakan penuh dengan suka cita. Yah, malam tahun baru.</p>
<p>Sambutan yang special untuk tahun naga pada 2012. Mata saya tertuju pada langit diatas yang begitu meriah. Begitu menawan. Bertabur warna seperti pelangi, percikan sinar kecil rapi dan merampat, muncrat kemana-mana.</p>
<p>Bentuknya pun bervariasi dari yang tertata indah sampai yang tak karuan. Semunya berpadu dari kejauhan, nampak Indah. Diselengi  letupan mengagetkan.</p>
<p>Duarrr…duarrr….duarrr&#8230;</p>
<p>Itulah salah satu euforia warga Denpasar merayakan seremonial tahunan yang mendunia tersebut. Apalagi, Bali salah satu objek wisata mengoda di Indonesia, tak heran jika banyak orang “aneh” yang bisa kita temukan di pulau seribu Bule ini.</p>
<p>Malam itu benar-benar mengagumkan. Yah, saya kagum melihat wisatwan yang bukan hanya dari manca negara saja, wisatawan  lokal pun ikut andil memeriahkan malam tahun baru. Iringan hujan yang megguyur pada malam itu, bukan lagi penghalang, melainkan satu kesatuan dari akbar tanunan tersebut. Rela basah-basahan hanya untuk menanti pergatian tahun malam itu.</p>
<p><strong>Kuta</strong></p>
<div id="attachment_1180" class="wp-caption alignright" style="width: 293px"><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6527.jpg"><img class=" wp-image-1180" title="Mesra" src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6527.jpg?w=283&#038;h=430" alt="" width="283" height="430" /></a><p class="wp-caption-text">Dua Wisatawan tersebut nampak memperbincangkan &#039;sesuatu&#039; di salah satu Bar Kuta, semua mata tertuju pada lansia tersebut <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p><strong></strong> Tak hanya di pusat kota Denpasar,  jalur Kuta-Legian  tak kalah macetnya. Barisan kendaraan berjejer rapi nampak dari kejauhan . Untunglah mereka yang menggunakan sepeda motor, bisa menggunakan  jalur kiri-kanan sesuka hati tanpa banyak perhitungan matang.</p>
<p>Yang penting bisa nyalip, itu sudah lebih dari cukup.   Di satu sisi tentu  di butuhkan skill khusus untuk menghadapi alur lalu lintas yang kacau balau model seperti itu.</p>
<p>Nampak di trotoar sekumpulan anak muda berjigrak-jikrik lengkap ditemani minuman beralkohol, entah sekian persen. Saya tak sedetail itu memperhatikannya. Lengkap dengan  cemilan favorit.</p>
<p>Alunan musik pun tak jelas, antara disko atau  rock, asalkan suara keras dan menjadi pusat perhatian para pengendara yang lewat itu sudah cukup bagi mereka.</p>
<p>Mungkin itu salah satu cara mereka untuk merayakan malam tahun baru yang acapkali berbau hedonis dan merepotkan team kebersihan pasca tahun baru.</p>
<p>Tak apalah, toh dibayar Negara juga ! Yah, mungkin itu kira-kira penilainnya.</p>
<p>Dan yang membuat malam itu unik adalah  ketika menyaksikan cewek bule berdiri diatas mobil Avansa Silver yang dikendarai oleh om-om bule bersama kawannya. Mukanya memerah, satu temannya tepar tak berdaya diats mobil sambil melambaikan tangan bak miss universe.</p>
<p>Semua yang melihat berteriak. Khusunya bagi kaum lelaki.  busana yang  mereka kenakan begitu minim dan  sensual.</p>
<p>“Happy new year all,” katanya di dahapan semua pengendara yang menyaksikan tingkah konyolnya. Yah,konyol namun memikat bagi penikmat yang <em>live</em> menyaksikannya.</p>
<p><strong><em>Kiss &amp; Polantas </em></strong></p>
<p>Malam itu benar-benar jalur panai kuta begitu tak karuan. Aturan lalu lintas untuk malam itu tak berdaya sedikit pun. Memang benar sih, konon “aturan untuk dilanggar “. Pernyataan tersebut tak terpatahkan sedikit pun, Traffic light tak ada fungsinya, begitu puan jalur hijau bebas parkir, di jejeli kendaraan bermotor.</p>
<p>Polantas (Polisi lalu Lintas ) malam itu pun tak berkutik banyak. Perangkat negara ini harus takluk pada ribuan manusia yang memadati Kuta saat itu. Menuju pantai, banyak yang memilih alternatif untuk berjalan kaki. Pilihan yang bijak, karena kondisi yang tidak memungkinkan.</p>
<p>Gerak-gerik Polantas tak banyak, mereka tak lebihnya bagian dari peserta yang datang mengunjungi pantai Kuta malam itu untuk menyaksikan malam pergantian tahun. Namun dibedakan dengan seragam dan kendaraan yang digunakan. Adegan menghebohkan bagi orang Indonesia disaksikan saat detik-detik pergantian tahun.</p>
<p>Sebuah bar dekat Pantai Kuta yang dikerumuni oleh para bule ditemani dengan minuman keras, diselingi kepulan asap rokok keluar dari mulut mereka. Dengan ramah mereka bersalaman dengan warga setempat yang lewat, mengucapkan  selamat tahun baru dan embel-embel lainnya.</p>
<div id="attachment_1182" class="wp-caption aligncenter" style="width: 449px"><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6508.jpg"><img class=" wp-image-1182" title="Euforia Menyambut  Tahun Baru 2012" src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6508.jpg?w=439&#038;h=292" alt="" width="439" height="292" /></a><p class="wp-caption-text">Bergaya apa adanya : Participant of New Year</p></div>
<p>Mereka nampak happy tanpa beban. Menebar  senyum yang indah dan menwan, warga yang melihatnya pun hanya bisa tertawa dan ada yang membalas dengan lambaian ringan. “Lihat diatas, apa yang mereka lakukan,”ungkap pengunjung malam itu, medok khas dialeg  Jawanya.</p>
<p>Ia tertawa dengan teman disampingnya sambil menikmati kerumunan manusia yang begitu buaanyak&#8230; Ternyata nampak seorang lanjut usia (bule) menikmati musik sambil  makan malam, sembari berdansa dilengkapi dengan agenda kiss yang begitu menawan.</p>
<p>So sweat !</p>
<p>Malam itu saya pun cukup kagum melihat seusia mereka yang harus menontonkan adegan ciuman, yang bagi orang Indonesia <em>nggak banget</em> di usia seperti itu. Namun itulah realitasnya. Ia begitu menikmatinya,  enjoy.</p>
<p>Bukan hanya para lansia tersebut, hal serupa  lumrah ditemukan sepanjang jalan menuju Kuta. Mulai dari Mobil hingga di tengah keramain, semuanya berjalan alami tanpa gangguan. Dan, “korbannya” orang lokal sendiri.</p>
<p>Ada yang memaki dengan halus lengkap dengan senyum seolah senang menyaksikan, ada yang hanya terdiam tak berkutik menikmati adegan yang diperankan oleh para bule dengan pasangan meraka masing masing: <em>Kiss!</em> <strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotakinformasi.wordpress.com/1172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotakinformasi.wordpress.com/1172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotakinformasi.wordpress.com/1172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotakinformasi.wordpress.com/1172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotakinformasi.wordpress.com/1172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotakinformasi.wordpress.com/1172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotakinformasi.wordpress.com/1172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotakinformasi.wordpress.com/1172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotakinformasi.wordpress.com/1172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotakinformasi.wordpress.com/1172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotakinformasi.wordpress.com/1172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotakinformasi.wordpress.com/1172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotakinformasi.wordpress.com/1172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotakinformasi.wordpress.com/1172/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1172&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotakinformasi.wordpress.com/2012/01/09/refleksi-awal-2012-kuta-kiss-dan-polantas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6508.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6508.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Euforia Menyambut  Tahun Baru 2012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b657710d10b82e91e5422f17887d477?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awitara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6540.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Lalu Lintas Macet di Kuta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6527.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Mesra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2012/01/img_6508.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Euforia Menyambut  Tahun Baru 2012</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sibuk, Sibuk, dan Sok Sibuk</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/27/sibuk-sibuk-dan-sok-sibuk/</link>
		<comments>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/27/sibuk-sibuk-dan-sok-sibuk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 08:11:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awitara</dc:creator>
				<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Bali Blogger Community]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pers mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Pimpinan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Sibuk]]></category>
		<category><![CDATA[Sloka Institut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotakinformasi.wordpress.com/?p=1161</guid>
		<description><![CDATA[Judul tulisan diatas sebenarnya untuk merefleksikan aktivitas sehari-hari saya saat ini. Sibuk, sibuk, dan sok sibuk. Wajar, selalu ingin menjadikan diri sendiri super sibuk dengan beragam kegiatan apapun. Waduh#. Memasuki bulan Desember sebagai pengunjung akhir tahun 2011 ini kegiatan saya begitu membludak. Meskipun tanpa menghasilkan profit yang wah, seperti temen-temen blogger lakukan. Intinya saya cum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1161&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/sibuk.png"><img class=" wp-image-1163 alignleft" title="Sibuk, Sibuk, dan Sok Sibuk " src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/sibuk.png?w=344&#038;h=344" alt="" width="344" height="344" /></a>Judul tulisan diatas sebenarnya untuk merefleksikan aktivitas sehari-hari saya saat ini. Sibuk, sibuk, dan sok sibuk. Wajar, selalu ingin menjadikan diri sendiri super sibuk dengan beragam kegiatan apapun. Waduh#.<span id="more-1161"></span></p>
<p>Memasuki bulan Desember sebagai pengunjung akhir tahun 2011 ini kegiatan saya begitu membludak. Meskipun tanpa menghasilkan profit yang wah, seperti temen-temen blogger lakukan. Intinya saya cum mau belajar semasih menjadi mahasiswa. Lihat ini itu langsung, SIKAT! |sadis juga <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Maksudnya sikat disini adalah kegiatan apapun yang saya rasa bermanfaat, saya langsung  jatuh cinta dan ingin melakukannya, tanpa merasa iba kepada kegiatan sebelumnya  yang sudah duduk manis, menanti belaian untuk di lakukan sesegera mungkin, cyah&#8230;.</p>
<p>Itulah saya, acapkali terpesona dengan kegiatan yang saya anggap memiliki daya tarik tersendiri. <em>So</em>, pada akhirnya, ketika semuanya (kegiatan)  menuntut saya harus dirampungkan, otak di langsung vakum dan sulit untuk  berpikir.. Otak ini mandek, penuh dengan jejalan tugas yang menumpuk berat, berat sekali. Yah, bergerak  untuk melakukan dan menyelesaikannya bukan hal yang mudah. Perlu strategi yang matang, apalagi energi dan materi yang dibutuhkan terbilang lumayan .</p>
<p>Seperti saat ini, dikampus dimana saya kuliah sudah dimulai Ujian Akhir Semester (UAS). Ujian dengan 9 mata kuliah saat saya duduk di semester VII saat ini membuat saya tercengang kagum. Betapa tak terasanya waktu sehingga UAS-pun menjemput datang, diatas  kesibukan yang saya lakukan.</p>
<p>Masalah sulit atau tidaknya mata kuliah bersangkutan, yah, hal yang wajar bagi mahasiswa. Sulit, bagi yang tidak pernah kuliah, malas, tak mau tau dengan mata kuliah, yang hanya mengandalkan duit jika buat paper/makalah, selalu berdiam diri penuh keheningan saat teman sekelompok  presentasi tugas, dan boro-boro ikutan organisasi kampus.</p>
<p>Tapi berbeda dengan dengan mahasiswa tipe akademikus, rajin dan selalu tertib aturan dengan mata kuliah. Tentunya itu bagian dari sarapan pagi baginya. Pertanyaan saya, anda berada pada posisi yang mana?</p>
<p>Jujur kalau saya tidak diantara keduanya. Karena penyakit musiman mahasiwa seperti saya, acapkali kambuh, kadang akademikus, kadang apatis dengan kuliah. Bukannya ingin mengembangbiakkan sikap malas, tapi terkadang faktor  pendidik yang acapkali membuat perkuliahan tidak menarik.</p>
<p>Coba anda bayangkan! Jika Dosen didepan kelas hanya menjelaskan <em>slide show</em> yang ia buat beberapa hari, bulan atau tahun yang lalu. Kemudian  membaca hingga jam kuliah habis. Tak ada bedanya dengan orang mendengar berita secara <em>live</em> bukan?<a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/sibuk.jpg"><img class="alignright  wp-image-1166" title="sibuk, sibuk, dan sok sibuk " src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/sibuk.jpg?w=243&#038;h=426" alt="" width="243" height="426" /></a></p>
<p><strong>Sibuk Organisasi </strong></p>
<p>Sekali lagi saya katakan, jangan meniru prilaku saya yang amat tergoda dengan organisas. Kehidupan di kampus, saya mengikuti  Unit kegiatan Mahasiswa di bidang jurnalistik.  Dipercaya sebagai Pimpinan Umum (PU) tentu sebuah kepercayaan luar biasa dari temen-temen di jajaran redaksi pers mahasiswa (persma). Beranggotakan 20-orang lebih (itu merupakan jumlah yang lumayan banyak dalam pers kampus ) dalam Surat Keputusan (SK) rektor.</p>
<p>Sayangnya yang bekerja hanya 3-5 orang saja. Salut! Sedangkan program kerja yang harus dilakukan cukup banyak, terlebih untuk merampungkan majalah setiap semester. Bagi saya itu adalah tantangannya. Dan membuat waktu  isirahat serta tidur saya sampai  larut.</p>
<p>Belum lagi rencana buat mading dikampus agar pemberitaanya tak hanya melalui majalah. Oya, di persma kami juga memiliki website bisa di lihat<strong><span style="text-decoration:underline;"> <a href="http://www.brahmastrapers.com">disini</a></span></strong>. Dari segi tampilan tentu masih jauh dengan pers kampus yang ada di luar sana, tapi saya tetap berusaha agar kepemimpinan saya bisa dicontoh dengan adik-adik yang baru bergabung, meskipun jauh dari sempurna.</p>
<p>Disisi lain, <em>deadline</em> majalah rencana terbit Januari mendatang, sedangkan bahan yang terkumpul baru 50 %, itu prosentasi kasarnya. Saat ini kami diinternal, sambil mencari bahan berita di selingi dengan kesibukan untuk menjalankan UTS. Amat terkuras tenaga ini.</p>
<p>Tak cukup disana saja. Beberapa saat yang lalu, ada tawaran dari <a href="http://www.sloka.or.id">Sloka Institut</a>,  Lembaga Independet yang memberikan ruang bebas bagi masyarakat Bali untuk berekpresi sebagai pewarta warga <em>(citizen journalism</em>) untuk membuat buku kompilasi Blogger mengenai tempat wisata diindonesia, salah satunya di Bali.</p>
<p>Saya dapat job disana. Sebelumnya saya mendapatkan info dari millis <em>Bali Blogger Community</em> (BBC) sebuah komunitas blog Bali, saya mengiyakan saja, karena kebetulan saya hobi nulis. Meskipun, masih jauh dari level layak tampil.</p>
<p>Hanya bermodalkan semangat dan mau belajar. Dan akhirnya, job itu pun sampai sekarang hanya sebatas dalam benak dan pikiran yang terombang ambing. Kegiatan mana yang  harus diselesaikan terlebih dahulu. Pusing!</p>
<p>Itu hanya seluit deretan kesibukan yang saya rasakan untuk mengisi diri selama menjadi mahasiswa saat ini. Saya ingin merasakan, menjadi orang sibuk, sibuk dan sok sibuk itu seperti apa. Dan hasilnya benar-benar  saya rasakan.</p>
<p>Bagi temen-temen blogger yang berkecimpung di dunia tersebut, yah, harus berpikir dua kali. Bukan hal yang muda teryata, meskipun dalam ruang kampus, tanggung jawab, staregi untuk mengatur waktu, efesiensi, memanfaatkan jaringan adalah tantangan tersendiri. Khususnya jika mau berkecimpung dalam ranah jurnalistik.</p>
<p>Sampai tulisan ini saya muat di Blog sebenarya sebagai ajang untuk <em>sharing</em> semata , menyampaikan uneg-uneg yang tak tersalurkan didunia nyata sana. Saya kira ini tempat yang pas, bukankah seperti itu kawan !!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotakinformasi.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotakinformasi.wordpress.com/1161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotakinformasi.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotakinformasi.wordpress.com/1161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotakinformasi.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotakinformasi.wordpress.com/1161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotakinformasi.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotakinformasi.wordpress.com/1161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotakinformasi.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotakinformasi.wordpress.com/1161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotakinformasi.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotakinformasi.wordpress.com/1161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotakinformasi.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotakinformasi.wordpress.com/1161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1161&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/27/sibuk-sibuk-dan-sok-sibuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/sibuk.jpg?w=86" />
		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/sibuk.jpg?w=86" medium="image">
			<media:title type="html">sibuk, sibuk, dan sok sibuk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b657710d10b82e91e5422f17887d477?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awitara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/sibuk.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Sibuk, Sibuk, dan Sok Sibuk </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/sibuk.jpg?w=172" medium="image">
			<media:title type="html">sibuk, sibuk, dan sok sibuk </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Esensi dan Refleksi di Hari Ibu</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/20/refleksi-di-hari-ibu/</link>
		<comments>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/20/refleksi-di-hari-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 16:27:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awitara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Devisa]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Kesetaraan Gender]]></category>
		<category><![CDATA[Kongres Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotakinformasi.wordpress.com/?p=1147</guid>
		<description><![CDATA[Dua benih manusia yang diciptakan oleh Tuhan, laki-laki dan perempuan. Benih  perbedaan yang komplementatif yaitu perbedaan yang saling melengkapi.  Sosok laki-laki yang maskulin, diimbangi dengan  wanita yang feminim, penuh kasih dan sayang. Dua unsur benih yang memiliki ikatan batin kuat saat menjalin sebuah hubungan (rumah tangga). Wanita dari segala sudut pandang tetap selalu menarik untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1147&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/mothers_day_03.jpg"><img class="alignright  wp-image-1152" title="Hari Ibu 2011" src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/mothers_day_03.jpg?w=297&#038;h=429" alt="" width="297" height="429" /></a>Dua benih manusia yang diciptakan oleh Tuhan, laki-laki dan perempuan. Benih  perbedaan yang komplementatif yaitu perbedaan yang saling melengkapi.  Sosok laki-laki yang maskulin, diimbangi dengan  wanita yang feminim, penuh kasih dan sayang. Dua unsur benih yang memiliki ikatan batin kuat saat menjalin sebuah hubungan (rumah tangga).<span id="more-1147"></span></p>
<p>Wanita dari segala sudut pandang tetap selalu menarik untuk dibicarakan. Tanpa disadari oleh kaum pria, wanita memiliki kekuatan dan kemampuan tersembunyi yang begitu amat besar. Sayang, kaum pria mempersepsikan sebuah kelemahan.</p>
<p>Sehingga tidak mengherankan ketika wanita sedang bersedih hati, ia akan mengekpresikan dengan tetesan air mata. Padahal sebenarnya, menangis bukanlah bagian dari karakter mereka. Bagi wanita, menangis adalah upaya mereka untuk bertahan, intropeksi diri, mengumpulkan tenaga, kekuatan, mengatur emosi, pernyataan sikap, dan sebuah curahan hati.</p>
<p>Wanita mampu bertahan dan tegar dalam keluarga sebagai seorang pembimbing, pengajar, pendidik, dan  mengatur anak-anaknya. Memiliki kekuatan dan keperkasaan layaknya laki-laki untuk bertahan dan pantang menyerah sehingga tidak mudah putus asa.</p>
<p>Sosok feminim ini juga memiliki kesabaran untuk merawat keluarga tanpa keluh dan kesah, meskipun ia dalam keadaan yang tidak memungkinkan. Kekuatan  untuk membimbing, kebijaksanaan dan kemampuan untuk menyadarkan anggota keluarga termasuk suami dan anak dalam kebimbangan.</p>
<p>Dan pada akhirnya air mata yang acapkali disimbolisasikan sebagai kelemahan , padahal merupakan sebuah  air mata kehidupan, Air mata yang memberikan benih kehidupan pada keluarga,lingkungan, masyarakat luas dan Negari ini.</p>
<p>Ditengah “keterbatasan” perempuan, ternyata ia  mampu untuk ikut berpartisipasi dalam dominasi dunia pria di Indonesia. Kita sudah sering melihat prestasinya dalam  bidang  politik, sosial, teknologi, maupun olah raga.</p>
<p>Walaupun masih banyak orang yang merendahkan kaum wanita namun mereka tetap dapat menunjukkan eksistensinya dalam berbagai bidang. Jika demikian apakah kita pantas untuk merendahkan martabat kaum wanita ?</p>
<p><strong>Pendekar Devisa </strong></p>
<p>Tanggal 22 Desember  bagi sebagian besar para kaum wanita khususnya di Indoensia merupakan momentum besar dalam menghargai pergerakan, jasa dan ketangguhan seorang Wanita (baca: hari ibu ) pada masanya dan sampai saat ini .</p>
<p>Tanggal dan bulan tersebut diangap sakral untuk menghargai semua jasa seorang wanita dengan  memiliki peran dan tanggung jawab sebagai  seorang pertiwi, pelindung keluarga selain suami (laki-laki)  meskipun setiap masa menorehkan perjuangan yang berbeda.</p>
<p>Jika <em>flashback</em> sejarah pergerakan wanita di Indonesia, Pada tahun 1928, bertepatan dengan tahun diadakannya Kongres Pemuda, organisasi-organisasi wanita saat itu tak  mau kalah. Pada tanggal 22-25 Desember 1928 kongres wanita pertama diadakan, yang kini dikenal dengan nama Kongres Wanita Indonesia (<a title="Kongres Wanita Indonesia" href="http://www.kowani.or.id/" target="_blank">KOWANI</a>).</p>
<p>Organisasi wanita sendiri sudah bermula sejak 1912 yang terilhami oleh pejuang wanita nasional seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain<strong><em>.</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong>Mereka saat itu berkumpul untuk mempersatukan organisasi-organisasi wanita ke dalam satu wadah demi mencapai kesatuan gerak perjuangan untuk kemajuan wanita bersama dengan pria dalam mewujudkan Indonesia merdeka. Luar biasa!</p>
<p>Bagaimana dengan wanita dan penghargaan negara saat ini? Kekerasan Rumah Tangga yang terhadap wanita  di  layar kaca akibat  faktor ekonomi lumrah kita saksikan . Belum lagi   kisah kasih  Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang ada diluar negeri.</p>
<p>Baik  tersangkut kasus pelecehan seksual, kekeran fisik oleh sang majikan hingga hukuman pancung menanti di depan mata. Kini hanya menanti  rasa iba dari pemerintah,  apakah ada apresiasi kepada para pendekar devisa negeri ini atau tidak. Wanita termarjinalkan dengan beragam tudingan yang melemahkan. Tragis!</p>
<p><strong>Kesetaraan Gender </strong></p>
<p>Isu  santer kesetaraan gender diabad 21 mengingatkan  kita bersama sebagai ciptaan sang tunggal, bahwa masing-masing benih kedua manusia memiliki kondrat yang sama. Hak asasi untuk hidup dan memperoleh segalanya secara imbang  dan setara, tak ada yang berat sebelah.</p>
<p>Sayang  realitasnya amat berbanding terbalik. Saat ini wanita lebih disibukan oleh perdebatan yang nir-makna. Isu persamaan hak menjadi perdebatan yang selalu mengisi ruang dan waktu kaum perempuan.</p>
<p>Padahal ruang untuk itu sebenarnya sudah sangat terbuka lebar. Permasalahannya bukan pada tertutupnya ruang atau akses bagi kaum perempuan, akan tetapi lebih kepada siapa yang mampu merebut kesempatan atau peluang itu.</p>
<p>Dalam <em>Manawa Dharmasastra</em> I.32 dinyatakan bahwa Pria  dan wanita sama-sama diciptakan oleh Tuhan. Dalam ajaran Hindu tidak dikenal bahwa wanita itu berasal dari tulang rusuk laki-laki. Ini artinya dalam <em>sloka</em> <em>Manawa Dharmasastra </em>tersebut bahwa Pria dan wanita menurut pandangan Hindu memiliki kesetaraan.</p>
<p><strong><em> </em></strong>Dari konsepsi terciptanya manusia ini sudah tergambar bahwa pria dan wanita secara azasi harkat dan martabat serta gendernya adalah sejajar.</p>
<p>Semoga momen hari ibu pada bulan ini dimaknai secara esensi dan  spirit yang melatar belakanginya. Bukan sekadar seremonial tahunan yang  hanya bersifat simbolik semata. Terlebih jika hanya memaknai peran domestiknya (kasur, dapur, sumur dan mengurus anak).</p>
<p>Selamat merayakan hari ibu!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotakinformasi.wordpress.com/1147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotakinformasi.wordpress.com/1147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotakinformasi.wordpress.com/1147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotakinformasi.wordpress.com/1147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotakinformasi.wordpress.com/1147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotakinformasi.wordpress.com/1147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotakinformasi.wordpress.com/1147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotakinformasi.wordpress.com/1147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotakinformasi.wordpress.com/1147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotakinformasi.wordpress.com/1147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotakinformasi.wordpress.com/1147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotakinformasi.wordpress.com/1147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotakinformasi.wordpress.com/1147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotakinformasi.wordpress.com/1147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1147&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/20/refleksi-di-hari-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/mothers_day_03.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/mothers_day_03.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Hari Ibu 2011</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b657710d10b82e91e5422f17887d477?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awitara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/mothers_day_03.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Hari Ibu 2011</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gayus Generasi Baru</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/13/gayus-generasi-baru/</link>
		<comments>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/13/gayus-generasi-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 16:51:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awitara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politikus Moeda]]></category>
		<category><![CDATA[Gayus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[pns]]></category>
		<category><![CDATA[PPATK]]></category>
		<category><![CDATA[Tikus Berdasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotakinformasi.wordpress.com/?p=1137</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Gayus Tambunan memang tak pernah ada matinya. Namanya tenar, ketika rekening gendutnya membengkak penuh dengan koin-koin rupiah. Kesejahteraan melimpah ruah dalam keluarganya, berkat aksinya yang licin. Tumpukan  materi di usia muda membawanya kejalan yang berbeda saat ini, hukum menghadang dan mengadili semua itu. Impas sudah. Seorang PNS dengan  pangkat  III A tersebut saat ini  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1137&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/karikatur-081211-rekening-pns.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1139" title="Gayus Generasi Baru " src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/karikatur-081211-rekening-pns.jpg?w=547&#038;h=351" alt="" width="547" height="351" /></a>Kisah Gayus Tambunan memang tak pernah ada matinya. Namanya tenar, ketika rekening gendutnya membengkak penuh dengan koin-koin rupiah. Kesejahteraan melimpah ruah dalam keluarganya, berkat aksinya yang licin. Tumpukan  materi di usia muda membawanya kejalan yang berbeda saat ini, hukum menghadang dan mengadili semua itu.<span id="more-1137"></span></p>
<p>Impas sudah. Seorang PNS dengan  pangkat  III A tersebut saat ini  mempertanggungjawabkan segala perbuatannya. Di pengadilan ia mencoba berkicau dengan mengungkapkan pejabat yang ikut “berkontribusi” dalam aksinya tersebut sampai sekarang pun belum juga mencapai titik temu yang jelas.</p>
<p>Fenomena  sejenis Gayus belakangn ini pun muncul kepermukan lagi. Pusat Pelaporan Transaksi dan Analisi Keuangan (PPATK) menemukan sejumlah rekening Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernilai miliaran rupiah. Jumlah rekening mencurigakan tersebut diduga berasal dari hasil praktik kotor, korupsi.</p>
<p>Mengejutkan memang! Hasil penulusuran PPATK menemukan ada 10 pegawai negeri sipil berusia muda yang memiliki rekening miliaran rupiah, jauh dari gaji dan pendapatan resminya. Ini membuktikan lagi-lagi, menandakan ketidakberesan  birokrasi negeri ini. Korupsi, ulasan topik hangat sepanjang dekade  ini semakin menguat saja.</p>
<p>Tokoh muda sebagai aktor dalam aktivitas menjarah uang rakyat bukan hal yang tabu lagi. Dengan memanfaatkan posisi strategis yang dimiliki, sehingga leluasa memanfaatkan ruang gerak untuk menambah penghasilalan dengan jalan abnormal.</p>
<p>Percaya atau tidak, korupsi masih saja menjadi primadona di kalangan elite tercinta di negeri ini. Selain  ingin mendapatkan kepuasan harta yang melimpah dengan instan, juga bisa melejit mendadak popular dengan praktik korupnya, dalih pengalihan isu pun semakin kencang berhembus. Namun sangat disayangkan, satuan  PNS lagi-lagi  mendapatkan cobaan yang berlipat ganda. Sehingga menambah daftar buruk di mata publik.</p>
<p>Prilaku “Gayus baru”, ternyata belum usai untuk mengoyak profesi  kehormatan PNS. Citra buruk yang  (lagi) menempel di kulit luar tersebut, tentunya akan merambah kedalam dan menggrogoti hingga habis. Aktor korup yang menjelma seperti itu akan  terus beraflisiasi dan berkembang subur, sebelum pemerintah tegas dan serius menindak lanjuti aksi yang memiskinankan rakyat di negeri ini .</p>
<p><strong>Yang Muda Yang korupsi</strong></p>
<p>Yang muda yang korupsi. Itulah intisari yang dapat kita petik dari praktik korup yang dilakukan oleh para PNS muda dengan penghasilan puluhan hingga milyaran rupiah perbulan. Amat disayangkan , jiwa dan gelora muda yang seyogyanya  masih hangat dengan  idealis, nyatanya terpinggirkan oleh pandangan pragmatis dengan dalih materi yang melimpah.</p>
<p>Jiwa muda yang seharusnya getol untuk berjuang menumpas rantaian mata korupsi, malah menjadi inisiatornya.  Posisi strategis (PNS) untuk merombak birokrasi yang carut marut malah diperparah dengan aksi gelap yang memalukan.  Pemuda adalah harapan dan tunas bangsa, bukan tunas baru koruptor!</p>
<p>Gaya hidup pemuda yang cenderung hedonis tampaknya dapat dijadikan salah satu alasan pemicunya. Tergiur uang haram yang dapat dengan mudahnya mereka dapatkan.  Lebih disayangkan lagi, beberapa rekening miliaran rupiah yang dijumpai di tubuh PNS   di tanamkan pada rekening anak-anak mereka yang masih sekolah, hasil money laundring. Ini tentunya  merupakan cerminan orang tua yang mengajarkan anak belajar korup sejak dini.</p>
<p>Pendidikan korup yang berakar dari tunas-tunas kecil generasi bangsa ini malah di dukung oleh orang tua sebagai pimpinan keluarga. Apakah ini bukti  dan output pendidikan Indonesia yang acapkali di  “rampas” oleh golongan tertentu yang berujung pada korupsi?</p>
<p>Sebuah dilema, jika semakin banyak lahirnya Gayus-gayus sesuai dengan tingkatan  usia, baik  dari balita, anak-anak, remaja, hingga dewasa lengkap dengan rekening puluhan atau bahkan ratusan milyaran juta. Maka  bagaimana bangsa ini kedepannya? Hutang semakin membengkak di tambah tikus-tikus berdasi yang semakin menggurita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>sumber foto: matanews.com</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotakinformasi.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotakinformasi.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotakinformasi.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotakinformasi.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotakinformasi.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotakinformasi.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotakinformasi.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotakinformasi.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotakinformasi.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotakinformasi.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotakinformasi.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotakinformasi.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotakinformasi.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotakinformasi.wordpress.com/1137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1137&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/13/gayus-generasi-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/karikatur-081211-rekening-pns.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/karikatur-081211-rekening-pns.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Gayus Generasi Baru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b657710d10b82e91e5422f17887d477?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awitara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/karikatur-081211-rekening-pns.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gayus Generasi Baru </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Gini Masih Nge-Pos ?</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/08/hari-gini-masih-nge-pos/</link>
		<comments>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/08/hari-gini-masih-nge-pos/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 23:55:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awitara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekomania]]></category>
		<category><![CDATA[desa]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Map]]></category>
		<category><![CDATA[PT Pos Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Renon]]></category>
		<category><![CDATA[Reoni]]></category>
		<category><![CDATA[Surat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotakinformasi.wordpress.com/?p=1127</guid>
		<description><![CDATA[Kala itu suasana begitu panas, waktu menunjukkan pukul 12.00 Wita, sambil menggela nafas panjang dan mengeluhkan keadaan suhu udara yang tak menentu. Itu yang kulakukan sepanjang jalan menuju PT Pos Indonesia.  Belum lagi berbagai jenis populasi  lengkap dengan kendaraani yang mengapit sisi kanan-kiriku. Dijalan raya semua pengendara  menunjukkan aksinya masing-masing. Belum lagi para pelajar (baca [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1127&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/logo_pt_pos_indonesia_101007112755.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1130" title="Hari Gini Masih Nge-Pos ?" src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/logo_pt_pos_indonesia_101007112755.jpg?w=300&#038;h=216" alt="" width="300" height="216" /></a>Kala itu suasana begitu panas, waktu menunjukkan pukul 12.00 Wita, sambil menggela nafas panjang dan mengeluhkan keadaan suhu udara yang tak menentu. Itu yang kulakukan sepanjang jalan menuju PT Pos Indonesia.  Belum lagi berbagai jenis populasi  lengkap dengan kendaraani yang mengapit sisi kanan-kiriku.<span id="more-1127"></span></p>
<p>Dijalan raya semua pengendara  menunjukkan aksinya masing-masing. Belum lagi para pelajar (baca saja: anak SMA)  yag telah pulang dari sekolah ( maaf kalau kasar) seperti anjing yang baru keluar dari kandang. Begitu buas, yah, buas dalam mengendari sepeda motornya.</p>
<p>Suara knalpot motor yang memag sengaja di modif sehinga menghasilkan suara melengking keras, begitu menantang. Mayoritas seperti itu, bukan hanya anak  laki-lakinya saja, perempuan pun tak mau kalah.</p>
<p>Sambil tertawa lepas tanpa beban dijalanan, mereka ngobrol ini dan itu hingga tukaran no handphone. Amat lumrah ditemukan. Bahkan, para pelajar yang acapkali bergerombolan dengan mengendarai sepeda motor satu persatu itu,  yang menutrut saya hanya menambah kemacetan kota Denpasar, semakin menjadi-jadi.</p>
<p>Padahal tranpotrasi publik  yaitu bus Sarbagita sudah disiapkan pemerintah dengan ongkos yang tak terlalu mahal, Rp 2.500 untuk pelajar dan mahasiswa, Rp 3.000 untuk umum.</p>
<p>Yah, tapi sudahlah, meskipun saya harus berteriak sekencang-kencangnya dalam blog ini tidak akan banyak yang mendengar, kecuali mereka baca isi blog ini. Dan diwajibkan oleh pemerintah, ha&#8230;</p>
<p>Kembali ke jalan (bukan laptop). Semakin dekat saja tempat tujuan yang ingin saya capai. Yup, PT Pos Indonesia, dengan warna  yang begitu kinclong nampak dari kejauhan, Orange.</p>
<p><strong>Wibawa Tukang Parkir</strong></p>
<p>Di benakku, seseorang sudah amat langka menggunakan jasa layanan yang satu ini. Karena seperti saat ini, kirim pesan tak perlu harus kirim surat dan bersusah payah harus ke Pos.</p>
<p>Harus menunggu sampai ditempat tujuan hingga berhari-hari. Sejak kehadiran Internet dan punggawanya, gaya hidup masyarakat pedesaan, terlebih perkotaan berubah drastis. Instan.</p>
<p>Cukup hanya dengan menekan keyword yang ada di hp, laptop,tablet, atau  spesis lainnya  untuk menyampaikan tujuan dan sedikit keahlian dalam mengoperasionalkan itu semua.  Sekian  detik pun pesan yang akan disampikan sudah sampai kepada seseorang atau tujuan , dimanapun tempatnya.</p>
<p>Asalkan ada listrik dan perangkat pendukung . Mudah bukan! Begitupun dalam pengirimian paket barang, cara kilat pun banyak ditawarkan oleh penyedia jasa yang semakin berkembang kayak jamur.</p>
<p>Ternyata, prasangku ku salah. Banyak orang yang masih  membanjiri PT Pos Indonesia yang bertempat di Renon, Denpasar. Parkiran Mobil dan roda dua penuh, sesak, banyak yang berseliweran, sambil membawa amplop dan map berwarna cokelat.</p>
<p>Bahkan tak ketinggalan pula barang bawaan berbentuk kubus, dulapisi kertas berwarna cerah lengkap bertuliskan nama, tujuan, no hp, dan embel-embel  lain yang meyakinkan. Mungkin kirimannya takut nyasar kali, he&#8230;</p>
<p>Setelah masuk kedalam kantor orage tersebut,  juru parkir dengan penuh wibawanya mengarahkan para pengunjung yang datang, plus sedikit senyum.  Apakah  mungkin itu salah satu pelayanan  prima  pihak peruasaan,  Pos tersebut? Entahlah, yang jelas saya bayar parkir setelah itu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Vitamin C</strong></p>
<p>Memasuki gedung yang warna sama dengan buah yang banyak mengandung vit. C tersebut, (ahai, lebai banget) pengunjungnya begitu ramai. Membludak. Bahkan kursi untuk antri  tak sanggup  memfasilitasi para pengunjungnya.</p>
<p>Ya, mau tidak mau berdiri dan memulai ritual : mengumpat dalam hati, diselingi berdoa untuk tetap bersabar.</p>
<p>Saya  mencoba untuk santai sejenak, dan menikmati antrian, sambil lirik kana-kiri. Sayangnya, seusia ku amat jarang ditemukan di sana. Sebagian besar seangkatan dengan bapak-ibu, bahkan kakek-nenek ku.</p>
<p>Kalau pun ada, itu cuma satu dua orang saja. “Ternyata penikamat fasilitas ini hanya digandrungi oleh kaula tua”,  pikirku sejenak.</p>
<p>Kenapa harus mereka yang kesini, bukan anak-anak mereka atau menantu  mereka yang masih muda  dan kuat. Entahlah, mungkin orang-orang tersebut sibuk sekolah, kerja, kuliah, atau pergi kemana.</p>
<p>Sambil mendengarkan para pengunjung yang usianya rata-rata diatas kepala empat, aku hanya meratap saja. Mereka seperti reonian, mengenang kisah ordenya, ketika masih duduk di bangku sekolah . Yah, kurang lebih seperti itu.</p>
<p>Setelah lama berkeliling  dan lelah mencari teman sebaya untuk  duduk, saya akhirnya hengkang dari ruangan, kemudian  menuju ke Mas yang sedang menunggu di luar. Siapa  lagi kalau bukan penjual Bakso .</p>
<p>Sambil meghilangkan kejenuhan, karena nomor atri yang saya dapatkan adalah 150 sedangkan yang baru disebut adalah no 104. Wah bisa pingsan saya di dalam. Tipe orang gak sabaran <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Lebih baik saya menikmati Bakso dulu dibawah pohon rindang, hmm..Setelah memesan , penjualnya menanyakan mengapa saya kesana (PT Pos Indonesia).</p>
<p>“Dari mana mas,” tanya penjual bakso yang berawakan subur tersebut.</p>
<p>“Mau kirim paketan mas,” kata ku.</p>
<p>“Ow, dapat no berapa,” tanyanya kembali</p>
<p>“150 (sambil menyodorkan kertas putih yang berisikan angkat tersebut).</p>
<p>“Ini mas, lumayan lagi dua orang ( ia menyodorkan kartu antrian dengan no 148 yang ia ambil dari sakunya )</p>
<p>Wah, aku hanya terpesona degan tawaran mas penjual Bakso tersebut. Selain penjual Bakso, ia juga merupakan dewa penyelamat bagi orang yang memiliki no antrian yang harus menjanjikan kesabaran. Termasuk aku. Untunglah. Aku terima tawarnnya, lagi pula gratis. He…</p>
<p>Tapi menurut saya, itu merupakan salah satu trik, nilai plus untuk  meningkatkan nilai jual baksonya, (alah….) Karena, selain menjual bakso, ternyata bisa juga menawarkan paket jasa penukaran no antrian, hmmm.</p>
<p>Boleh juga ditiru oleh penjual lain, untuk meningkatkan penjualan dan citra pedagang kaki lima. Asalkan tidak menyalahi birokrasi aturan yang ada, atau mungkin pedagang disekitar perusahaan apapun bisa menggunakan trik ini .</p>
<p>Bisa memanfaatkan alternatif tersebut, namun tetap gratis&#8230;tis&#8230;tis..sehingga ada simbiosis Mutualisme, antara pengguna jasa dan penjual makanan yang ada disekitarannya. Disatu sisi meringankan jadwal antri, pengguna jasa, sekaligus   semakin semangat untuk  membeli makanan dari penjual tersebut, begitupun   Penjual/penjaja makanan pun diuntungkan.</p>
<p>Semoga ini bisa menjadi salah satu tips, untuk penyediajasayang sejenis,  yang semakin &#8216;gersang&#8217; peminat, khususnya anak muda yang kurang doyan terhadap budaya antri. Good Luck!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>sumber foto: www. republik.co.id</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotakinformasi.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotakinformasi.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotakinformasi.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotakinformasi.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotakinformasi.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotakinformasi.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotakinformasi.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotakinformasi.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotakinformasi.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotakinformasi.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotakinformasi.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotakinformasi.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotakinformasi.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotakinformasi.wordpress.com/1127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1127&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/08/hari-gini-masih-nge-pos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b657710d10b82e91e5422f17887d477?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awitara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/logo_pt_pos_indonesia_101007112755.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Hari Gini Masih Nge-Pos ?</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>You Inconsistent!</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/04/you-inconsistent/</link>
		<comments>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/04/you-inconsistent/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2011 07:34:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awitara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Barometer]]></category>
		<category><![CDATA[Feminim]]></category>
		<category><![CDATA[In Consistent]]></category>
		<category><![CDATA[Janji]]></category>
		<category><![CDATA[Maskulin]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotakinformasi.wordpress.com/?p=1122</guid>
		<description><![CDATA[Harus di mulai darimana untuk mengatakannya. Untuk mencari biang kerok pun , penilaian anda terhadap saya akan mengarahkan pada penghakiman. Hal itu yang bisa saya petik dari sikap seorang teman, yang lagi-lagi menurut penilaian saya ia lebih baik dari pada yang lain. Tulisan inicuma menghantarkan agar saya bisa merefleksi kesalahan diri sendiri dan menjadi sosok [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1122&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/consistently-inconsistent.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1125" title="You  Inconsistent" src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/consistently-inconsistent.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a><em><strong>Harus di mulai darimana untuk mengatakannya. Untuk mencari biang kerok pun , penilaian anda terhadap saya akan mengarahkan pada penghakiman.<span id="more-1122"></span></strong></em></p>
<p>Hal itu yang bisa saya petik dari sikap seorang teman, yang lagi-lagi menurut penilaian saya ia lebih baik dari pada yang lain. Tulisan inicuma menghantarkan agar saya bisa merefleksi kesalahan diri sendiri dan menjadi sosok manusia yang bisa mengerti, itu saja. Tidak lebih!</p>
<p>Oh, ya ternyata saya terlalu terlena dengan kulit luarnya. Mungkin itu yang pernah anda rasakan ketika baru kenal dengan seseorang. Sikap perhatian yang lebih, melebihi apapun. Bahkan, tindakan konyol dan memalukan pun akan saya, kita dan anda lakukan, benar tidak? Tidak lain karena alasan anda dan saya: kagum, bukan atau sekadar mendekati rasa  cinta(‘tsah dalem banget!)</p>
<p>Pengorbanan yang dilakukan mungkin tak seberapa di bandingkan harus tampil lebih baik dan prima di hadapannya. Yah, mendekati sempurna, realitasnya amat jauh. Kekaguman muncul, ketika sosok tersebut memberikan warna dan warni berbeda, fresh, dan menyuburkan kenyamanan. Sedikit lebai , alay atau apalah namanya. Barometernya masih tetap, normatif dan manusiawi.</p>
<p>Sekali lagi, janji yang diberikan kepada anda, oleh orang terdekat anda bahkan oleh orang yang selama ini membuat hidup anda bergairah ternyata berubah 180 derajad.  Apa dan baimana perasaan anada? Oh, my God!!! Tentu anda akan bingung, penuh pertanyaan, marah pun tak ada artinya. Maskulin dan femenim, sosok dua jenis manusia, ciptaan Sang Esa, begitu rumit memang dipahami, termasuk anda dan saya.</p>
<p>Sekarang bilang A, semenit bahkan sedetik lagi katakan B. Ini  amat ramai dan sering kita temukan, hal remeh temeh, namun enggan untuk disikapi secara serius. Padahal efeknya, tak sekadar remeh temeh, acapkali menyakitkan, bahkan ganas.</p>
<p>Bukan menakuti, belajar dari pengalaman sebagai  dosen terbaik (maaf dulu guru, biar naik pangkat dikit pengalamannya). Tentu hal apapun, harus disikapi dengan lebih baik, sebelum menindas dan menyakitkan. Kembali lagi kepada ketidak konsistenan manusia, entah anda cowok atau cewek, maskulin, feminim . Janji yang diucapkan seharusnya bisa  di tepati,  apalagi bagi orang yang terkasihi yang amat kasian.</p>
<p>Pelanggaran janji, secara tertulis memang tidak memiliki kevalidan jika harus ditutut balik, karena bersirat pesan sementara yang katanya ‘kuat’ toh pada akhirnya pesan yang berwujud janji tersebut tak bertenaga ketika diingkari.</p>
<p>Jangan heran pula, banyak yang berjanji ini itu, tanpa memberikan persyaratan apapun, termasuk hitam diatas putih, tidak lain agar di kemudian hari atau pada saat tertentu ‘bisa’ dilanggar. Banyak bukti kawan, anda pasti sudah tahu itu.</p>
<p>Huuh…anda akan malas membaca sambungan rangkaian curhat yang tertindas ini, J  karena sikap  inconsistent seseorang yang menimpa saya. Namun itulah hidup, sikap bijak amat sulit diterapkan, dan amat tersulit lagi jika tidak disikapi sepeti itu,bagaimana dengan Anda sendiri?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotakinformasi.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotakinformasi.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotakinformasi.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotakinformasi.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotakinformasi.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotakinformasi.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotakinformasi.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotakinformasi.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotakinformasi.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotakinformasi.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotakinformasi.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotakinformasi.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotakinformasi.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotakinformasi.wordpress.com/1122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1122&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/12/04/you-inconsistent/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b657710d10b82e91e5422f17887d477?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awitara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/12/consistently-inconsistent.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">You  Inconsistent</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ASEAN Blogger Conference</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/11/15/asean-blogger-conference/</link>
		<comments>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/11/15/asean-blogger-conference/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 23:59:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awitara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Antv]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN Blogger Community]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN Blogger Conference]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Garuda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Indosat]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Dua]]></category>
		<category><![CDATA[Tifatul Sembiring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotakinformasi.wordpress.com/?p=1110</guid>
		<description><![CDATA[KTT Asean ke-19 yang digelar  Nusa Dua, Bali ternyata tak hanya di tujukan untuk para pejabat atau elit pusaran pemerintah.  Para Blogger Se-ASEAN pun memiliki agenda yang tak kalah berpengaruhnya terhadap perkembangan  sisi lain kehidupan di ASIA Tenggara. Termasuk Anda, yang menggeluti dunia Blogger. Join us, Coming, Support&#8230;. Nusa Dua, Bali, 16-17 November 2011 Museum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1110&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/11/baleho1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1112" title="Asean Blogger Conference" src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/11/baleho1.jpg?w=553&#038;h=543" alt="" width="553" height="543" /></a></p>
<p>KTT Asean ke-19 yang digelar  Nusa Dua, Bali ternyata tak hanya di tujukan untuk para pejabat atau elit pusaran pemerintah.  Para Blogger Se-ASEAN pun memiliki agenda yang tak kalah berpengaruhnya terhadap perkembangan  sisi lain kehidupan di ASIA Tenggara. Termasuk Anda, yang menggeluti dunia Blogger.<span id="more-1110"></span></p>
<p>Join us, Coming, Support&#8230;.</p>
<p><strong>Nusa Dua, Bali, 16-17 November 2011<br />
<strong>Museum Pasifika Jl Amphi Nusa Dua Kawasan BTDC Bali Collection, Nusa Dua, Bali</strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Free. For reservation email to anton@nawalapatra.com or text to 0817348794 (Anton Muhajir)</strong></p>
<p><strong>Wednesday, 16 November 2011</strong><br />
08.00 – 08.40    Registration<br />
08.30 – 08.40    Opening Traditional Dance Performance<br />
08.40 – 08.45    Remarks by President of the ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia Iman Brotoseno<br />
08.45 – 09.15    Keynote Speech and Opening Remarks Tifatul Sembiring, the Minister of Communication and Informatics of the Republic of Indonesia<br />
09.15 – 09.30    Implementation of the ASEAN Charter toward ASEAN Community 2015 H.E. Ambassador Hazairin Pohan, Advisor to ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia<br />
09.30 – 09.45    ASEAN-European Union H.E. Ambassador Julian Wilson, EU Permanent Representative to ASEAN<br />
09.45 – 10.00    Discussion<br />
10.00 – 10.15    Coffee break</p>
<p>10.15 – 11.30    The Establishment of ASEAN Blogger Community<br />
Ten Features Blogsphere in ASEAN (10 minutes each): Indonesia, Thailand, Phillipines, Chambodia, Singapore, Brunei, Malaysia, Vietnam</p>
<p>11.30 – 12.30    ASEAN Blogger Meeting<br />
Tentative Points of Discussion:<br />
a. Exchange of Views on the development of social media in ASEAN<br />
b. Future direction of ASEAN Blogger Community<br />
c. Blogger Exchange<br />
d. Declaration of ASEAN Blogger Community<br />
12.30 – 13.10    Lunch break</p>
<p>ASEAN Blogger meeting (continues)<br />
14.00 – 15.00    Presentasi hasil FGD  (5 minutes each group)<br />
15.00 – 16.10    Talkshow The role of online social media to increase public awareness of ASEAN (Moderator Onno W Purbo)<br />
Google Public Policy Southeast Asia, Mike Orgil<br />
Startups in Indonesia, Shinta Dhanuwardoyo<br />
Socmed in the future, Nukman Luthfie<br />
Discussion</p>
<p>16.10 – 17.50     Freedom of Expression (Moderator Enda Nasution)<br />
Freedom of Expression in Indonesia (Anggara Suwahyu)<br />
Freedom of Expression in Chambodia<br />
The Information and Technology Development (Onno W purbo)<br />
Discussion</p>
<p>17.50 – 18.00    Photo Session<br />
18.00 – 18.30    Preparation for<br />
18.30 – 19.00    Introductions among the Blogger Community<br />
19.00 – 19.15    Welcome Remarks by Director General of ASEAN Cooperation Djauhari Oratmangun<br />
19.15 – 19.30    opening Remarks by the Minister of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia Marti Natalegawa<br />
19.30 – 19.40    Signing ceremony of the Declaration of ASEAN Blogger Community Member Countries<br />
19.40 – 19.50    Announcement and Awarding the winner of Blogger Writing competition<br />
19.50 – 21.00    Dinner with Bali Dance performace</p>
<p>Ayo buruan daftar, grtisssss!!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotakinformasi.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotakinformasi.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotakinformasi.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotakinformasi.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotakinformasi.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotakinformasi.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotakinformasi.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotakinformasi.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotakinformasi.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotakinformasi.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotakinformasi.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotakinformasi.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotakinformasi.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotakinformasi.wordpress.com/1110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1110&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/11/15/asean-blogger-conference/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b657710d10b82e91e5422f17887d477?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awitara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/11/baleho1.jpg?w=179" medium="image">
			<media:title type="html">Asean Blogger Conference</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayo,  Muntahkan Isi Otak Kalian !</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/11/06/ayo-muntahkan-isi-otak-kalian/</link>
		<comments>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/11/06/ayo-muntahkan-isi-otak-kalian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2011 09:36:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awitara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Deadline]]></category>
		<category><![CDATA[Job]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Proposal Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[Teori]]></category>
		<category><![CDATA[Vitamin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotakinformasi.wordpress.com/?p=1095</guid>
		<description><![CDATA[Entah harus mulai dari mana saya harus mengatakannya. Entah apa yang mau disampaikan di blog ini. Yang  jelas ingin berbagi aja. Tak lebih. Udah lama gak nulis mengenai aktivitas sendiri, sekarang mencoba untuk melakukannya. Aktivitas jelasnya menyita waktu dan tenaga, beserta materi. Itu hal umum dan wajar. Bagaimana dengan masalah yang di hadapi saat ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1095&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/11/stress.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1102" title="stress" src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/11/stress.jpg?w=534&#038;h=424" alt="" width="534" height="424" /></a><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/11/stress2.jpg"><br />
</a>Entah harus mulai dari mana saya harus mengatakannya. Entah apa yang mau disampaikan di blog ini. Yang  jelas ingin berbagi <em>aja</em>. Tak lebih. Udah lama gak nulis mengenai aktivitas sendiri, sekarang mencoba untuk melakukannya.<span id="more-1095"></span></p>
<p>Aktivitas jelasnya menyita waktu dan tenaga, beserta materi. Itu hal umum dan wajar. Bagaimana dengan masalah yang di hadapi saat ini dimana sedang berpadu dengan aktivitas ?</p>
<p>Banyak masalah dalam hidup ini.  Yah,  katanya itu cobaan. Saya pikir ada benarnya dan memang benar. Terlalu bodoh untuk diri sendiri jika mengilhami sebuah permasalahan sebagai pagar tebal nan  tinggi, yang tak bisa di lewati sama sekali.  Apalagi menganggapnya mustahil. Oh, tidak!</p>
<p>Saya dan teman-teman blogger saat ini tentu memiliki masalah yang beragam, dari kadar dan tipenya, , dan  apalah namanya. Pokoknya masalah. Titik.  Terus bagaimana untuk mengolah masalah menjadi hal yang sekiranya bisa diolah menjadi ‘vitamin’, untuk diri sendiri dan orang lain di sekitar kita.</p>
<p>Bagi mahasiswa khususnya seperti saya saat ini, tugas kuliah, proposal skripsi, proaktif diorganisasi , tentu menjadi masalah cukup pelik untuk membagi waktu. Yah,  setidaknya  waktu jeda untuk beristirahat amat minim. Meskipun terkadang sulit untuk membaginya, secara psikis dan fisik pun terkuras keras.</p>
<p>Bahkan, kalau tidak bisa mengatur waktu secara optimal, maka habislah riwayat kita. Belum lagi bagi blogger yang sibuk kerja, dengan aturan formal di tempat kerja, diperintah sana-sini untuk mengerjakan job sesuai dengan deadline, ditambah lagi masalah keluarga yang tiada hentinya menggerogoti. Huuh, rasanya ingin mengakhiri. Tapi tunggu dulu!</p>
<p>Dan parahnya lagi (maaf) bagi blogger  punya utang disana-sini,  yang membuat  tidak bisa tidur dengan nyeyak sehingga memunculkan dilema pada malam  hari (‘tsah).</p>
<p>Saya sarankan jangan mengambil tindakan ceroboh dulu, karena belum tentu akan menyelesaikan masalah parahnya akan menambah masalah, dan parahnya lagi merembet pada hal lainnya.</p>
<p>Banyak cara agar masalah yang kita rasakan  untuk sementara waktu bisa diredam atau dinetralisir. INGAT, HANYA DIREDAM. Setelah itu carikan solusinya. Hitung-hitung meredam adalah trick jitu untuk  memasukkan asupan energi baru dengan kapasitas besar  untuk memecahkan  masalah.</p>
<p>Menulis. Yah, itu salah satu cara saya untuk menyampaikan uneg-uneg, masalah keseharian yang menimpa, berat-ringan, tinggi-pendek, pokoknya dibahasakan. Karena kecenderungan, menurut siempunya blog ini , kisah yang kita alami entah baik buruknya kejadian kemudian di <em>story</em> kan dengan gaya bahasa ala kadarnya atau serius, akan membuka celah  solusi dari permasalahan. Tidak percaya, silakan buktikan sendiri!</p>
<p>Ibartkan membuat Proposal (Sripsi) rumusan masalah (masalah hidup)  amat di perlukan, untuk membedahnya dibutuhkan  teori. Teori itulah yang akan nanti menuntut si  peneliti untuk memacu diri untuk memecahkan masalah. Tidak lain di bahasakan (ditulis) bukan hanya difikir dan difikir.</p>
<p>Begitupun masalah hidup yang kita hadapi saat ini. Untuk memecahkannya perlu proses yang tidak singkat. Menulis, salah satu menurut saya adalah terapi.  Dengan menulis mampu   &#8216;memuntahkan&#8217; isi otak yang penuh dengan kotoran-kotoan masalah. Namun seyognyanya kotoran tersebut bisa didaur ulang agar bisa bermanfaat lagi.<em> Ih</em>, Jorok.</p>
<p>Untuk itu tidak salahnya para blogger di negeri ini mencoba memuntahkan isi otak dengan menulis.  Dengan menulis apapun itu. Menulis saya rekomendasikan sebagai salah satu cara untuk meredam masalah yang dihadapi, dan INGAT menulis bukan berarti menyelesaikan semua masalah kalian.</p>
<p>Kalau ada cara lain, silahkan isi komentar dibawah ini. Ditunggu ! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sumber foto <a href="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/depresi-ilustrasi-_110416083857-713.jpg">disini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotakinformasi.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotakinformasi.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotakinformasi.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotakinformasi.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotakinformasi.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotakinformasi.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotakinformasi.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotakinformasi.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotakinformasi.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotakinformasi.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotakinformasi.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotakinformasi.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotakinformasi.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotakinformasi.wordpress.com/1095/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1095&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/11/06/ayo-muntahkan-isi-otak-kalian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b657710d10b82e91e5422f17887d477?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awitara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/11/stress.jpg?w=264" medium="image">
			<media:title type="html">stress</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Pasca Resuffle</title>
		<link>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/10/31/indonesia-pasca-resuffle/</link>
		<comments>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/10/31/indonesia-pasca-resuffle/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 02:55:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awitara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politikus Moeda]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kebinet. APBN]]></category>
		<category><![CDATA[Reshuffle]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Menteri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotakinformasi.wordpress.com/?p=1074</guid>
		<description><![CDATA[Publik telah lelah menonton adegan yang diperankan oleh elite negeri ini. Agenda reshuffle belakangan telah menghabiskan banyak energi dan dinilai anti klimaks tanpa kesan. Kini beragam opini dari masyarakat, bercampur aduk dalam tataran umum. Begitupun media, mulai memberikan pemahaman baru arti sebuah reshuffle sesungguhnya. Jajaran kabinet yang semakin gemuk, tentunya berpengaruh besar terhadap kinerja kabinet [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1074&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/10/925175243p2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1080" title="Reshuffle Kabinet" src="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/10/925175243p2.jpg?w=500&#038;h=295" alt="" width="500" height="295" /></a></p>
<p>Publik telah lelah menonton adegan yang diperankan oleh elite negeri ini. Agenda reshuffle belakangan telah menghabiskan banyak energi dan dinilai anti klimaks tanpa kesan. Kini beragam opini dari masyarakat, bercampur aduk dalam tataran umum.<span id="more-1074"></span></p>
<p>Begitupun media, mulai memberikan pemahaman baru arti sebuah reshuffle sesungguhnya. Jajaran kabinet yang semakin gemuk, tentunya berpengaruh besar terhadap kinerja kabinet Indonesia bersatu Jilid II.</p>
<p>Adanya “pembantu” menteri yang mencapai 19 orang adalah pekerjaan rumah untuk merefomasi kinerja pemerintah. Perlu pembuktian atas sikap kepala negara yang mengambil alternatif tersebut. Apakah mampu bekerja optimal sesuai target ataukah hanya dijadikan ban serep belaka.</p>
<p>Lagi-lagi publik menyorot dan merasa pesimis bahwa banyaknya pembantu hanya akan menambah beban negara dan berdampak pada koloni-koloni baru membangun jaringan untuk kepentingan kelompok semata, yang berefek pada pengrogotan APBN.</p>
<p>Belum lagi rival politik tak sejalan dengan pemerintah pun menilai pedas bahwa sistem presidensial menempatkan kepemimpinan presiden sangat sentral. Dalam sistem tersebut presiden menjadi penentu arah haluan pemerintahan.</p>
<p>Presiden memiliki kewenangan kuat untuk mengangkat dan memberhentikan menteri tanpa intervensi siapapun. Namun, reshuffle lebih di nilai hanya menunjukkan langkah kompromi presiden SBY.</p>
<p>Penambahan wakil menteri, di satu sisi dilakukan karena adanya pertimbangan presiden atas tarik ulur posisi menteri oleh anggota koalisi. Namun banyaknya wakil menteri justru akan memperpanjang rentang kendali kekuasaan. Akibatnya penambahan wakil menteri justru tidak akan meningkatkan efektivitas pemerintahan sesunguhnya.</p>
<p>Bahkan, Kordinator Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menilai keberadaan 19 wakil menteri merupakan pemborosan anggaran. Sebab, biaya tahunan bagi 19 wakil menteri diperkirakan setara dengan dana untuk mencetak 418 anak miskin bersekolah dasar hingga meraih gelar sarjana.</p>
<p><strong>Alasan Reshuffle</strong></p>
<p>Tentu masih menjadi pertanyaan besar apa sebenarnya di balik rencana besar reshuffle yang diinginkan SBY sebagai “panglima” di negeri ini. Padahal publik menilai reshuffle sama sekali tidak impresif dan menjadi antiklimaks dari heboh yang diciptakan selama ini. Tentunya ada beberapa alasan sekaligus pertimbangan mendasar kenapa perombakan kabinet di gelar.</p>
<p>Pertama, Sebagai evaluasi kinerja dan integritas. Selama dua tahun berjalannya kepemimpinan SBY, ini menjadi prioritas evaluasi kinerja yang dilaksanakan masing-masing menterinya, apakah sesuai dengan target atau tidak, itu terlihat jelas pada menteri yang di geser bahkan diganti.</p>
<p>Kedua, penempatan right man in the right place. Hal ini amat penting, agar bidang yang ditangani sang menteri sesuai dan sepadan sehingga mampu merubah situasi kondisi berkembang dilapangan, misalnya memperbaiki tatanan kesejahteraan masyarakat yang saat ini jauh dari kata sejahtera.</p>
<p>Ketiga, kebutuhan organisasi (kabinet). Kebutuhan itu dirasa penting untuk mengubah formasi kinerja menteri yang kurang komprehensif.</p>
<p>Keempat, Aspirasi Masyarakat. Perombakan kabinet yang telah berhembus kencang di ranah publik atas kinerja para menteri yang masih mengambang, menjadi salah satu acuan presiden untuk menyikapi aspirasi masyarakat, sehingga Reshuffle sesegera mungkin terealisasi.</p>
<p>Kelima, persatuan dalam kemajemukan tanpa meninggalkan masalah integritas dan kapasitas. Ini penting mengingat kebhinekaan Indonesia belakangan terusik oleh oknum yang selalu mengatasnamakan agama. Ini pun tak terlepas dari kinerja para menteri dengan wewenang yang diemban untuk meredam situasional dengan regulasi atau kebijakan yang dikeluarkannya, masih tebang pilih.</p>
<p><strong>Menteri dan Wakil Menteri</strong></p>
<p>Kehadiran para menteri memang tak terlepas dari tanggungan lebih APBN. Namun seimbang jika kinerjanya tak meragukan. Kerjasama solid dengan atasan (menteri) yaitu duduk bersama, menyikapi, menyusun dan menindak lanjuti permasalahan yang menimpa rakyat di tataran menengah bawah.</p>
<p>Mungkinkah menteri dan wakil menteri bisa “akur” dan frofesional dalam mengemban kewajiban yang telah diamanatkan? Karena ada isu bahwa antara menteri dan jajaran dibawahnya seringkali tak sreg, tak sejalan. Yang Kita sayangkan jangan sampai Menteri dan wakil menteri saling ngotot merancang aturan sendiri-sendiri dimana arahnya tak jelas dan pasti, yang tak lain dan bukan hanya untuk kepentingan partainya bukan rakyat.</p>
<p>Tentunya harus ada job discription yang jelas dan lengkap. Pada akhirnya Presiden sebagai pemegang kendali harus menggerakkan kekuatan birokrasi sehingga target reshuffle kabinet untuk mempercepat pencapaian program akan bisa terealisasi dengan baik. Mudah-mudahan!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotakinformasi.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotakinformasi.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotakinformasi.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotakinformasi.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotakinformasi.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotakinformasi.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotakinformasi.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotakinformasi.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotakinformasi.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotakinformasi.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotakinformasi.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotakinformasi.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotakinformasi.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotakinformasi.wordpress.com/1074/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotakinformasi.wordpress.com&amp;blog=18155126&amp;post=1074&amp;subd=kotakinformasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotakinformasi.wordpress.com/2011/10/31/indonesia-pasca-resuffle/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b657710d10b82e91e5422f17887d477?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awitara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotakinformasi.files.wordpress.com/2011/10/925175243p2.jpg?w=700" medium="image">
			<media:title type="html">Reshuffle Kabinet</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
