Monthly Archives: February 2011

Haruskan Bersekolah di “Kandang Ayam”?

Lantai beralas tanah yang becek, bangku dan meja harus ditopang dengan tiang bambu, serta atap rumbia yang bocor, apalagi  kerap memaksa para guru mengungsikan siswa-sisiwi  ke rumah penduduk jika hujan deras.

Setidaknya itu yang tercermin  dari bangunan SDN 50 Benteng Palioi, Bullukumba, Sulawesi Selatan. Menjadi keprihatinan tersendiri, ketika menyaksikan pemberitaan melalui media elektronik mengenai potret pendidikan Indonesia saat ini Read the rest of this entry

Gaya Trend, Ala Gayus

Tulisan ini setidaknya mungkin dimata pembaca blogger sama dengan tulisan yang pernah saya posting dengan judul gara-gara gayus beberapa saat yang lalu. Pada intinya menyoroti kelakuan Gayus yeng terus mencari sensasi dimata publik Indoensia. Read the rest of this entry

DPR-RI Tolak Kode Etik Poligami, Kenapa?

Usulan larangan berpoligami bagi anggota Dewan  ternyata ditolak oleh DPR-RI. Mereka beranggapan masalah poligami tak perlu di rancang dalam kode etik DPR. Read the rest of this entry

Anarkis di Tengah Pluralis

Menjadi pelajaran berharga, bagi bangsa yang amat sangat besar ini. Ketika perbedaan menjadi “musuh”. Keberagaman tak di pandang sebuah keindahan yang harus disikapi dengan bijak, bukan sebaliknya. Kekerasan yang berbau agama, seakan menjadi cerminan bangsa ini dalam menapaki diawal tahun 2011. Konflik horizontal yang sarat akan SARA terjadi belakangn ini adalah bukti kongret betapa lemahnya manusia bangsa ini dalam menyikapi perbedaan. Read the rest of this entry

Hari Libur Telah di Tiadakan, Benarkah!

Hari libur, yang diidentikka dengan hari untuk berlibur sejenak, di tengahaktivitas manusia yang beragam saat ini. Hari libur pun dianggap penting, untuk bisa menenangkan pikiran, yang acap kali kalang kabut dengan pekerjaan sehari-hari yang menumpuk. Read the rest of this entry

“Tajen”, Judi, Budaya Atau-kah Yadnya?

Sabung ayam atau tajen nyaris tak dapat dilepaskan dari kehidupan orang Bali-Hindu. Adanya larangan tajen kerena sering dikaitkan dengan judi sejak tahun 1981, dimana acara tajen tak lagi dilakukan secara terbuka di wantilan yaitu bangunan tradisonal yang umum yang terdapat di desa. Acara tajen kemudian dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh warga Bali. Namun Belakangan, sejak era reformasi acara tajen dilakukan untuk penggalangan dana. Read the rest of this entry

Bersikap Seperti Gandhi

Kebanyakan orang yang mengakui Mahatma Gandhi adalah salah satu tokoh terbesar sepanjang sejarah.

Bahkan , Einstein pernah memujinya,” Mungkin generasi berikutnya akan sulit percaya bahwa kalau ada orang seperti itu pernah hidup didunia ini.”  Pertanyaannya adalah, adakah ajarannya masih relevan untuk masa kini?

Sebelum ini, kita mengenal Gandhi sebagi tokoh penggerak ahimsa dan satyagraha. Kedua istilah itu kerap dibaurkan meski sebenarnya ada nuansa perbedaan. Ahimsa lebih menekankan pada perilaku untuk tak menjalankan atau menghindari tindak kekerasan, terutama terhadap mahluk hidup,. Dan, Gandhi menerapkan, khususnya dalam perjuangan politik. Read the rest of this entry

Gimana Rasanya “Ngekos” di Belanda?

Seperti apa kira-kira belajar dan tinggal di Belanda? Bagaimana budaya “ngekos” atau tinggal di asrama kampus di negeri Kincir Angin tersebut?

Belanda tidak memiliki tradisi akomodasi di kampus. Sebagian besar siswa tinggal di atau dekat kota universitas mereka. Normalnya, beberapa siswa memilih untuk tinggal di rumah dengan orangtua mereka, sementara yang lainnya menemukan akomodasi di kamar khusus untuk mahasiswa dan bisa dijadikan rumah yang ditinggali bersama, dengan siswa lain atau sebagai pemondok dengan keluarga. Read the rest of this entry

Waow…! UGM Peringkat Pertama di Indonesia

Tak heran jika banyak saat ini, para pelajar genjar untuk menuntut ilmu pengetahuan di luar daerah. Bukan tanpa alasan mereka rela harus meninggalkan keluarga tercinta di kampung hanya untuk meningkatkan  jenjang pendidikan di perguruan tinggi ternama di negeri ini.

Pulau Jawa, ya seakan menjadi magent tersendiri di mata pelajar. Khususnya  yang baru tamatan Sekolah Menengah Atas(SMA). Secara tidak langsung, pendidikan di pulau Jawa memang lebih baik di bandingkan pendidikan di daerh lain, yan relative masih berkembang. Selain itu, dari sejarah pun pulau Jawa memiliki jejak pendidikan yang cukup tinggi. Read the rest of this entry

Belajar Dari Alamarhum Adjie Massaid ?

Indonesia terus dirundung derita. Setelah alam murka, konflik horizontal mengeruh dan keberagaman negeri semakin “berdarah”. Ternyata derita lainnya pun menyusul satu persatu. Para pemuda bangsa telah “hilang” .

Entah karena apa yang diperbuat oleh generasi ini. Pergerakan dan calon pemimpin yang ada di tangan pemuda, satu demi satu meninggalkan negeri ini. Dan tak kan pernah kembali.  ya, Adjie Massaid. Salah satu politisi muda partai Demokrat. Telah tiada.Berpulang!

Semua tak menduga sebelumnya. Kaget dan terhenyak. Apalagi keluarga tercinta dan kerabat dekatnya. Yang  jelas tak terbendung rasa haru dan sedih tanpa henti di negeri ini.  Begitupun dengan keluar dan kerabat besarnya., tak lepas dari ishak tangis untuk melepas kepergian Manajer Timnas U-23 tersebut. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: