Hari Libur Telah di Tiadakan, Benarkah!


Hari libur, yang diidentikka dengan hari untuk berlibur sejenak, di tengahaktivitas manusia yang beragam saat ini. Hari libur pun dianggap penting, untuk bisa menenangkan pikiran, yang acap kali kalang kabut dengan pekerjaan sehari-hari yang menumpuk.

Terus, bagaimana jika, hari libur betul-betul ditiadakan ya? Apakah kita semua masih bisa menikmati indahnya pantai dengan  terbenamnya sang surya di ufuk barat,atau bisakah kita masih berkunjung ketempat indah dinegeri ini atau sekadar ngumpul bareng dengan keluarga atau teman tanpa terikat dengan pekerjaan yang ada?entahlah!

Mungkin anda atau teman-teman blogger terheran-heran jika membaca sejenak judul diatas, “Hari libur telah di tiadakan”! Apakah benar? Terus siapa yang telah berani meniadakan atau menghapus hari libur, seperti hari minggu, hari nasional, perayaan agama tertentu, maupun hari penting lainnya? Apalagi bagi anak sekolahan seperti SD,SMP,SMA, pasti akan meghujat habis-habisan, siapa dibalik layar penghapusan hari libur bersangkutan.

Saya, tidak bisa membayangkan, jika hari libur ditiadakan secara total. Apalagi kehidupan manusia saat ini yang bermukim, di perkotaan besar. Dengan rincian jadwal pekerjaan yang super duper. Ha,,pasti bagian dari kita atau saya, akan berteriak sekencang-kencangnya.  Jika tidak ada hari senggang untuk mengistirahatkan raga ini, maka secepatnya pula, raga ini rusak bak rongsokan yang tidak bisa digunakan lagi. Meski untuk daur ulang sekali pun(sampah kaleee..).

Kembali lagi pada judul diatas. Hari libur sebenarnya sejak dari dulu telah ditiadakan. Bukan berarti pelakunya adalah Pemerintah. Mentang-mentang pemerintah adalah pembuat segala kebijakan. Sejatinya yang menghapus hari libur adalah “Kita Semua”. Pasti heran kenapa kita yang menghapuskan hari libur. Sejak kapan kita semua menghapus hari libur?

Sejak kapan ya? Yang jelasnya tanggal dan waktu  tepatnya, saya juga kurang tahu. Ini pendapat murni saya.” Hari libur telah ditiadakan ketika semua manusia sibuk dengan segala kegiatan sehari-harinya yang sesak dan padat”. Hari libur seperti hari minggu, hari nasional, hari perayaan agama yang telah ditetapkan sebagai hari libur secara nasional, tak menjadi hari libur lagi. Alasannya simpel. Ya, karena hal diatas tadi. Tidak ada kata libur aatau  bermaksud  meliburkan diri selain utuk bekerja, berkarya, bekerja lagi dan berkarya lagi. Maka, hari libur sebesar apapun, telah ’tiada’ dengan kebijakan yang dibuat oleh manusia bersangkutan.

Ternyata memang betulkan hari libur telah tiada! Setiap hari manusia atau kita semua terus bekerja dan bekerja, dengan alasan tuntutan hidup. Apalagi mereka yang memiliki banyak hutang, cicilan ini dan itu(jangan tersinggung ya..)

Tapi inilah hidup. Hidup memang harus diwajibkan untuk kerja. Kerja yang menghasilkan. Namun terkadang, manusia ceroboh dengan pekerjaannya sendiri. Kecerobohannya adalah, terlalu “mencitai” pekerjaannya. Sehingga ia tidak menghiraukan apapun yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Karena segala aktivitas terutama pikirannya tertuju pada karir dan peluang.

Jangan salah jika manusia sekarang enggan untuk meliburkan dirinya. Ia akan terus berusaha mencapai titik puncak dengan apapaun, tanpa memperhatikan efek samping yang akan dialami begitupun untuk sejekan meliburkan raganya yang sudah lesu bekerja. So, bagaimana dengan anda apakah hal tersebut sesuaidengan aktivitas seahari-hari anda, atau bagaimana? Saya tunggu komentarnya ya,,,!

 

 

About awitara

saat ini masih sebagai mahasisa aktif di salah satu perguruan ringgi negeri di Bali. kegiatan sehari-hari ngeliput kegiatan mahasiswa, koz aktif di pers mahasiswa dan mengasuh terbitan majalah "brahmastra". selain itu, saya juga menyukai banyak hal tentang TI . suka menulis., membaca, nge-blog, diskusi , jalan-jalan dan berbagai hal yang menyenangkan. isi dalam blog saya ini rata-rata kumpulan artikel tulisan yang pernah di terbitkan di koran lokal maupun nasional. ya, itung-itung berbagi informasi dan sambil belajar nulis.

Posted on 17/02/2011, in sekitar kita and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: