Fantastis, Hutang Indonesia Capai Rp 1.676 Triliun


Utang yang dianggap “pahala” oleh banyak pemerintah Negara berkembang karena di percaya oleh kreditor berarti kita kredibel”, sebenarnya menuai bencana besar.

Bisinis lembaga keuangan internasional pada dasarnya adalah memasarkan uang untuk mengeruk lebih banyak uang. Sehingga untuk masalah dampak, bukan urusan mereka lagi.

Tidak salah jika suara-suara seperti itu di gemakan oleh para aktivis beberapa Negara dia Asia seperti India, Bangladesh, Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan srilanka beberapa tahun yang lalu bertepat pada forum asian Pepole’s Movement Against Asian Development Bank di denpasar, Bali(2-3Mei 2009) lalu.

Imbanya pun sangat terasa di negeri ini. Dengan dibukanya jalur tersebut sebagai media untuk meminjam dana yang tidak sedikit untuk kebutuhan negara.

Kementerian Keuangan mencatat total utang pemerintah per 31 Desember 2010 mencapai Rp 1.676 triliun. Sangat fantastis memang. Di tengah carut marut kebutuhan hidupa masyarakat di negeri ini, hutang pun tiada hentinya melambung.

Jumlah utang pemerintah pusat yang bernilai Rp 1.676 triliun, terdiri dari utang dalam bentuk pinjaman (luar negeri) senilai 68,04 miliar dollar AS (36,5 persen).Sementara itu, utang dalam bentuk surat berharga negara sebesar 118,39 miliar dollar AS atau Rp 1.064 triliun (63,5 persen).

Pinjaman senilai 68,04 miliar dollar AS (Rp 612 triliun) terdiri dari pinjaman bilateral sebesar 41,83 miliar dollar AS, pinjaman multilateral 23,13 miliar dollar AS, pinjaman komersial 3,02 miliar dollar AS, dan pinjaman suppliers 0,06 miliar dollar AS.

Sementara itu, surat berharga negara terdiri dari surat berharga negara dalam denominasi valuta asing sebesar 18,02 miliar dollar AS dan dalam denominasi rupiah sebesar 100,37 miliar dollar AS.

Jika dirinci berdasar negara/lembaga kreditornya, pinjaman luar negeri sebesar 68,04 miliar dollar AS yang terdiri dari pinjaman Jepang sebesar 30,49 miliar dollar AS (44,8 persen), Bank Pembangunan Asia 11,15 miliar dollar AS (16,4 persen), Bank Dunia 11,37 miliar dollar AS (16,7 persen), dan lainnya 15,05 miliar dollar AS (22,1 persen).

Dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2009, posisi utang pemerintah per 31 Desember 2010 menunjukkan kenaikan. Total utang pemerintah pusat per 31 Desember 2009 mencapai Rp 1.590,66 triliun atau 169,22 miliar dollar AS (kurs Rp 9.400 per dollar AS) yang terdiri dari pinjaman sebesar 65,02 miliar dollar AS (Rp 611 triliun) dan surat berharga negara sebesar 104,20 miliar dollar AS (Rp 979 triliun).

Penerbitan surat berharga negara selama 2010 terutama di pasar domestik antara lain untuk refinancing utang lama, mengurangi pinjaman luar negeri, dan untuk mengembangkan pasar keuangan domestik.

Sementara itu, pinjaman luar negeri pada 2010 naik dibandingkan 2009 terutama karena volatilitas nilai tukar rupiah terhadap berbagai denominasi mata uang dalam pinjaman luar negeri.

Uh,,,jadi pusing lihat data diatas. Pantas saja pemerintah pusat hingga daerah mulai menerapkan pendapatan Asli daerah(PAD) alias pajak yang sangat tinggi. Padahal jika kita menoropong lebih jauh, ternyata banyaknya hutang di negeri ini tentunya bukan dikarenakan oleh masyarakat nya, namun pemerintah selaku pengelola kekuangan Negara. Toh, dengan hutang tersebut pun rakyat di pedesaan juga tidak pernah tahu menahu, uang tersebut digunakan apa saja.

Mereka hanya menunggu kebijakan pemerintah untuk bisa menurunkan harga sembako yang amat melambung tinggi, mereka menunggu fasilitas yang layak atas pajak tanah dan bangunan yang mereka bayar tiap tahun, untuk mengenyangkan pundi tabungan Negara!

Namun sayangnya  pemerintah sampai saaat ini belum dirasa maksimal dalam memperhatikan keadaan rakyat secara real. Pemerintah hanya sibuk mempresentasikan keberhasilannya melalui data yang dimiliki , kemudian di publikasi kemedia sebagai prestasi kebanggannya. `

Bagaimana , dengan anda menyikapi semua ini, akankah  saya, kita, anda,  dan masyarakat diluar sana harus merasakan hutang yang tak pernah  dirasakan manfaatnya, juga terkena imbasnya????

 

Dapatkan artikel terbaru yang dapat anda baca hanya di kotakinformasi.wordpress.com atau bisa juga anda berlangggan artikel melalui email anda , Gratis lho. Buruan!!!!

Sumber data: Kompas.com

About awitara

saat ini masih sebagai mahasisa aktif di salah satu perguruan ringgi negeri di Bali. kegiatan sehari-hari ngeliput kegiatan mahasiswa, koz aktif di pers mahasiswa dan mengasuh terbitan majalah "brahmastra". selain itu, saya juga menyukai banyak hal tentang TI . suka menulis., membaca, nge-blog, diskusi , jalan-jalan dan berbagai hal yang menyenangkan. isi dalam blog saya ini rata-rata kumpulan artikel tulisan yang pernah di terbitkan di koran lokal maupun nasional. ya, itung-itung berbagi informasi dan sambil belajar nulis.

Posted on 12/03/2011, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: