Mau Terkenal, GAMPANG!


Siapa sih sebagian dari kita yang tidak mau dikenal oleh orang banyak? Saya yakinkan, kita semua ingin dikenal, baik dari segi kepribadian, aktivitas, bahkan prestasi apa yang telah kita lakukan selama ini.

Banyak untungnya, jika kita dikenal. Apalagi TERKENAL. Lihat saja, seseorang yang menyandang status “terkenal”. Misalnya dari guru, kepala sekolah, dosen, rektor, pak camat, Bupati, wali kota, gubernur,pengamat, penulis,politikus, mentri,presiden, apalagi menjadi Selebriti.

Belakangn ini pun bisa kita perhatikan sendiri, ter kadang penilaian yang mungkin konyol, namun benar adanya. Apalagi pemberitaan media yang begitu gencar mengenai hal, diatas yang saya paparkan.

Lihat saja, siapaun saat ini begitu dengan mudah dan “instannya” bisa dikenal dan terkenal di hadapan publik negeri ini. Masih belum sadar? Siapalagi kalau bukan para manusia “lebay” yang narsis-narsisan dengan menggunakan beragam cara untuk bisa TERKENAL!

Bukanya sewot, ataupun melarang mereka untuk menjadi manusai terkenal, dan pada akhirnya bisa “menghidupi “ kebutuhannya. Namun terasa ada cara-cara ‘gila’ yang bersifat memaksa keadaan.

“Jin” Youtobe

Mau bukti, siapa saja yang sudah terkenal di ruang public. Bahkan sampai belahan dunia sana  yang dipenuhi oleh mahluk kreatif  yang namanya manusia? Mungkin ini sedikit informasi yang saya tulis. Dan bahkan kita telah saksikan sendiri di beragam media cetak maupun elektronik yang mengabarkannya.

Lihat saja, Justin Bieber. Artis ABG, yang saat ini di gandrungi oleh kaum hawa diseluruh dunia ini, tak terlepas dai peran yang namanya Intenet. Lebih  spesifiknya, You tobe. Meskupun terbilang ABG, namun tampangnya yang memikat ditambah skill yang dimiliki, ternyata menjadi panaroma masyarak bumi untuk memuja-mujinya.

Sesuai dengan informasi yang tersebar, itupun peran ibunya yang memiliki insiatif dalam menyebarkan video anak tercintanya di Youtobe. Ia pun terkenal begitu cepat dan mendapat beragam penghargaaan music dunia. Belum lagi patung lilin yang menyeruapai ABG dengann hitnya baby’ , yang menjadi sorotan belakangn ini.

Itu berbicara  mengenai artis luar negeri yang terkenal melalui Youtobe. Bagaimana dengan diindonesia sendiri?

Wah, mungkin lebih banyak lagi. Saya mulai dari video lifesing Sinta-Jojo, yang memperagakan gaya dan goyangan seorang penyanyi dangdut. Dengan  hits keong racun yang sempat menggemparkan seisi Indonesia. Khusnya cowo-cowok. Entah pro maupn kontra.

Terus, yang kedua adalah Bona Paputungan, yang juga mengikuti jejak Sinta Jojo. Namun aliran lagu  pria mantan napi di Gorontalo tersebut,berbeda dengan keong racunnya Sinta –Jojo.

Tepatnya, gaya ala Iwan Pals. Itu dari pesan lagu yang disampaikan, dimana mencubir penegak hukm atas kinerjanya, dalam menindak lanjuti para pejabat yang tersandung kasus korupsi. Siapa lagi kalua bukan Bang Gayus.

Lanjut, ketiga mas Udin dari Sumbawa, dengan Hitnya Udin sedunia. Dengan lagu dan lirik kocak yang di tuangkan. Sekiranya  bisa sejenak menghilangkan segala bentuk stress. Dan konsekuensinya, saat ini ia harus menjadi super sibuk dengan job yang terus mengalir.

Terakhir, yang sempat menghebohkan para penegak hukum khususnya para polisi adalah  adalah lifesing  dari Briptu Norman. Sosok pemuda yang berasal dari Gorontalo ini, sangat banyak mendapat perhatian lebih masyarakat. Apalagi  melihat satusnya sebagi abdi Negara,yang tidak pantas ntuk untuk menampilkan gaya khasnya. Apalagi video lifesingnya  telah beredar di youtobe. Dan lucunya, banyak masyarakat yang menyukai penegak hukum, dengan gaya konyol ala Norman, yang menampilkan “wajah asli”.

Hebohnya lagi, atas kasus tersebut dari pihak institusinya akan diberikan sanksi. Akhirnya Norman pun diundang  Jakarta, bukan hanya Idceramai atasannya, namun sekalgus sebagai bintang tam di acaranya mas Tukul loe,,,. Mungkin saat ini sudah ada, label rekaman yang tertarik dengan vocal, dan gaya khas Norman, dan bersiap-siap menjadi orang terkenal mengikuti jejak para “manusia lebay” lainnya di Youtobe.

Itulah hebatnya teknologi. Bisa mengubah keadaan manusia begitu cepat dan massiv. Apalagi peran “Jin youtobe”. Yang  dengan  mudah tersebar kepelosok kampung global. Ada-ada saja. Asalkan  anda mau kreatif, dan bisa membaca peluang segmen pasar, apalagi  dengan bantuan “jin youtobe”, jangankan terkenal, jaminan masa depan pun akan anda nikamti, mau nyoba?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About awitara

saat ini masih sebagai mahasisa aktif di salah satu perguruan ringgi negeri di Bali. kegiatan sehari-hari ngeliput kegiatan mahasiswa, koz aktif di pers mahasiswa dan mengasuh terbitan majalah "brahmastra". selain itu, saya juga menyukai banyak hal tentang TI . suka menulis., membaca, nge-blog, diskusi , jalan-jalan dan berbagai hal yang menyenangkan. isi dalam blog saya ini rata-rata kumpulan artikel tulisan yang pernah di terbitkan di koran lokal maupun nasional. ya, itung-itung berbagi informasi dan sambil belajar nulis.

Posted on 08/04/2011, in Refleksi and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: