Presiden Tanpa Wakilnya


Apa yang pertama kali Anda  perhatikan ketika melihat foto diatas? Aneh, lucu, memalukan, tak pantas, kurang berwibawa, ganjil, cocok atau bahkan tidak lazim. Atau  terasa ada yang kurang bukan! Wakilnya atau Boediyono-nya. Yah, keduanya. Mungkin saja saking kecewanya anda dengannya (pemimpin saat ini ) akan mengatakan: “Tidak ada”! 

Foto ini saya temukan di facebook. Entah siapa yang mempostingnya. Pertama kali melihatnya, saya  spontanitas terbahak-bahak sendiri. Bahkan teman disamping saya duduk, mengira saya GILA! Karena  tertawa sambil Faceboo-kan.  Kemudian kuberikan dia foto ini di hadapannya. Dia pun tertawa lepas tanpa henti, mengikuti tingkahku.

“Lha, wakilnya mana, kok ilang…ha…ha…ha…?”  Sambil melanjutkan tawanya.

“Bagus neh foto. Siapa orangnya yang ngerjain, kreatif banget” tambahnya.

Saya pun kembali mengingat perjalanan kepempinan Pak Beye di tahun ini. Pro- kontra yang menghiasi kepemimpinannya,  tak pernah ada kata  henti. Apalagi mahasiswa, yang  terkesan “alergi “ dengan Presiden. Bahkan tak sedikit, setiap aksi demo menuntut kebijakan pemerintah yang acak-kadut, “pose” SBY di diinjak-injak bahkan berujung pada pembakaran.

Mungkin berbeda dengan wakilnya, Boediono yang tak sepopuler SBY. Dari karismanya, lantunan kata-perkata yang kelihatan santun, bahasa tubuh yang lugas dan hidup. Bahkan ada yang menyakatan pak Beye sebagai Bapak Pencintraannya  Indonesia. Ada-ada saja!

Makna Foto

Kembali lagi pada foto yang saya temukan di fb,beberapa bulan yang lalu tersebut. Jika mengamati pesan yang ingin disampaikan oleh foto tersebut tentu sangat jelas. Foto SBY yang terletak di  di dinding berwarna putih berdampingan dengan   foto lambang negeri ini.  Namun sayangnya, pendamping pak Beye(wakil presiden) hilang entah kemana.

Apakah foto itu menandakan bahwa wakil presiden selama ini tidak bekerja  dan membatu tugas SBY yang begitu menbludak sehingga fotonya tidak di pajang? Atau jangan –jangan pesan yang ingin disampaikan foto tersebut adalah, di Indonesia hanya membutuhkan seorang Presiden tanpa Wakil? Ya, mungkin jadi.  Buktinya foto itu kawan!

Jika lebih mendalam lagi, memperhatiakan foto tersebut bisa jadi SBY ingin mengikuti jejak pak Harto dalam pemerintahannya. Menjadi penguasa “Jilid Tiga”  tanpa ada yang menghalangi:emang boleh ya?

Kalau pernyataan diatas ada benarnya, bagaimana dengan posisi Boediyono selama ini?Cadangan semata, atau hanya sebagai pelangkap.  Atau sekadar mengikuti susunan kabinet yang ada. Kata  Aji Roma  sih itu  “sunguh terlalu

Kalau Boediono melihat foto diatas, secara spontan pasti akan komplain habis-habisan. Dan menggugat tulisan dan foto  ini, menuntut untuk masuk penjara orang yang meposting foto yang tidak “berwibawa” tersebut. Wah, parah! Mudah-mudahan tidaklah. Saya hanya ingin membagi informasi foto tersebut, agar para blogger atau siapapun penghuni NKRI ini   bisa menilai sesuai dengan pandangan masing-masing. Aplagi konteks saat ini.

Jadi, bagaimana Pandangan  anda?

About awitara

saat ini masih sebagai mahasisa aktif di salah satu perguruan ringgi negeri di Bali. kegiatan sehari-hari ngeliput kegiatan mahasiswa, koz aktif di pers mahasiswa dan mengasuh terbitan majalah "brahmastra". selain itu, saya juga menyukai banyak hal tentang TI . suka menulis., membaca, nge-blog, diskusi , jalan-jalan dan berbagai hal yang menyenangkan. isi dalam blog saya ini rata-rata kumpulan artikel tulisan yang pernah di terbitkan di koran lokal maupun nasional. ya, itung-itung berbagi informasi dan sambil belajar nulis.

Posted on 29/05/2011, in Politikus Moeda and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 7 Comments.

  1. wapres paling “keliatan” menurutku ya JK

  2. Saya malah senyum-senyum sendiri baca tulisan ini, sangat menarik dan menyindir dengan tepat, haha.

    Saya share di Twitter saya ya..

  3. Ok,silakan bli…

  4. walah kok bisa gitu yho…
    ada2 aja dhe… heeeeeheeehee
    pi… gokil juga..
    klik http://adegirie.wordpress.com

  5. ya bisa lah bos, apa seh yg gk bisa,,,cuma berbagi info aja neh,,

  6. Nah, sekarang saya membayangkan, jika foto di atas yang ada hanyalah foto Boediono tanpa SBY, apakah Mas Awit masih akan tertawa?😀

  7. ketawa lebih kenceng lagi, hahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: