Potensi Internet dan Membangun Jiwa Wirausaha


Sejak dimulainya Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) pada 2 Februari 2011 yang lalu oleh Menteri Koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, sampai saat ini belum menunjukkan peningkatan apalagi masuk dalam  kategori lumayan. Upaya yang dilakukan untuk membuka denyut  wirausaha ditengah kompetisi dan persaingan ekonomi global tersebut, harus lebih dari itu.

Jumlah wirausaha di Tanah Air hanya mencapai  0,24 persen dari total populasi penduduk. Tentunya  belum mampu mengurangi pengangguran. Padahal  untuk dapat dikatakan sebagai negara maju diperlukan setidaknya 2 persen jumlah wirausaha dari seluruh jumlah penduduk. Bandingkan dengan rasio wirausaha sejumlah negara maju seperti Amerika Serikat mencapai 12% dan Jepang sekitar 10%.

Tidak bisa dimungkiri pertumbuhan sektor wirausaha di Indonesia memang masih relatif  rendah, padahal sektor tersebut salah satu kunci untuk menggenjot pendapatan masyarakat sebesar USD3.000 per kapita hingga 2014. Usaha atau industri kreatif yang telah dikembangkan oleh masyarakat belakangan ini, memang sudah mulai merayap.

Namun sayangnya hal tersebut belum bisa dipasarkan secara maksimal, hanya sebatas iklan dari mulut kemulut. Jasa iklan seperti media cetak maupun elektronik yang tidak murah, menjadi alasan mengapa cara tradisional diatas masih saja relevan. Padahal strategi pemasaran(promosi) yang mantap, akan mendukung pertumbuhan industri kreatif yang berlabelkan wirausaha.

Potensi Internet

Internet. Ya, salah satu media sekaligus solusi dalam pemasaran  industri kreatif masyarakat era digital saat ini. Internet memang memiliki potensi yang dahyat, bukan hanya sekadar sebagi  infrastruktur media, bersosialisasi, berkolaborasi namun  pemanfaatan internet sebagai media secara ekonomi untuk mengembangkan usaha yang produktif pun menjadi pilihan tepat.

Bahkan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa belakangan ini dengan massif mendorong  penggunaan internet dengan bijak, khususnya di bidang perekonomian. Hatta juga mengingatkan kepada generasi muda Indonesia untuk membangun industri kreatif dengan memanfaatkan kemajuan fasilitas internet  sehingga mampu  memberdayakan masyarakat. Memang jika melihat perkembangan Internet di Indonesia, selalu tumbuh seiring dengan meleknya masyarakat terhadap Informasi dan Tekhnologi (IT).

Selain itu tercermin dari hasil riset BBC News yang menyatakan bahwa Indonesia merupakan tempat terbaik pilihan responden untuk memulai bisnis, ini tentunya menjadi  stimulus bagi entrepreneur di Indonesia. Seperti diketahui, BBC melansir hasil penelitiannya terhadap 24.000 responden dari 24 negara.

Survei yang dilakukan Globescan bersama program International Policy Attitudes di University of Maryland menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang masyarakatnya paling menghargai inovasi dan kreativitas untuk mendukung pengembangan bisnis, lebih tinggi ketimbang AS.

Namun sayangnya  pemanfaatan internet  dalam kehidupan sehari-hari, Tujuh Puluh Persen  cenderung  mengarah pada entertainment. Masyarakat pada umumnya masih berpandangan bahwa internet hanyalah sebagai media pelengkap  dalam menunjang komunikasi, hiburan  dan pengetahuan. Apalagi  masyarakat yang tinggal di pedesaan.

Internet sebagai alat komunikasi global telah membantu kita untuk menjelajah dunia dengan lebih mudah dan murah, apalagi pengguna internet di negeri ini terus mengalami peningkatan tajam dari tahun ketahun, termasuk penggunaan blog dan jejaring sosial. Ini adalah strategi nyata dalam membangun dan mendorong kewirausahaan dalam negeri. Dan strategi dalam menyebarkan virus informasi wirausaha. Namun tak lupa pula, pemerintah sebagai fasilitator  tidak putus arang dalam mengembangkan infrstruktur internet sehingga dijangkau oleh semua lapisan masyarakat, tanpa tebang pilih kawasan.

Jiwa Wirausaha

Menjadi manusia insan kreatif bukanlah perkara mudah, namun lebih sulit jka tidak dicoba terlebih dahulu. Begitupun peluang wirausaha, kebanyakan masyarakat  kita enggan untuk melakukannya karena terbebani dengan kegagalan yang membayangi usaha yang kelak dirintis. Rasa takut yang berlebihan untuk memulai, perlu disadari bahwa antara kegagalan dan keberhasilan adalah satu paket, tidak bisa dipisahkan sama sekali.

Untuk itu diperlukan jiwa wirausaha sebagai energi dalam memacu semangat berwirausaha selain media pemasaran yang tepat, sesuai dengan pemaparan diatas. Pertama, Percaya diri, paduan dari  sikap dan keyakinan seseorang dalam menghadapi tugas atau pekerjaan. Kepercayaan diri akan mempengaruhi gagasan, karsa, inisiatif, kreativitas, keberanian, ketekunan, semangat kerja, kegairahan berkarya. Kedua, Memiliki Motif Berprestasi, hal ini mengutamakan nilai-nilai motif berprestasi, berorientasi pada  ketekunan dan kerja keras.

Ketiga, Berani Mengambil Resiko, sikap ini memiliki kekuatan yang luar biasa untuk terus memacu semangat dalam mencapai target dalam berwirausaha. Keempat, Jiwa Kepemimpinan, seorang wirausaha harus memiliki sifat kepemimpinan, kepeloporan, keteladanan, berani menampilakan kreatifitas baru yang penuh dengan ketelitian dan perhitungan.

Kelima, Inovasi, seorang entrepreneur penting dalam melahirkan karya baru penuh dengan warna yang berbeda namun tetap memiliki nilai dan bermanfaat dalam kehidupan. Tidak pernah puas dengan cara-cara yang dilakukan saat ini, meskipun cara tersebut cukup baik,  dan  selalu menuangkan imajinasi dalam pekerjaannya.

 

About awitara

saat ini masih sebagai mahasisa aktif di salah satu perguruan ringgi negeri di Bali. kegiatan sehari-hari ngeliput kegiatan mahasiswa, koz aktif di pers mahasiswa dan mengasuh terbitan majalah "brahmastra". selain itu, saya juga menyukai banyak hal tentang TI . suka menulis., membaca, nge-blog, diskusi , jalan-jalan dan berbagai hal yang menyenangkan. isi dalam blog saya ini rata-rata kumpulan artikel tulisan yang pernah di terbitkan di koran lokal maupun nasional. ya, itung-itung berbagi informasi dan sambil belajar nulis.

Posted on 14/08/2011, in Bisnis Online and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Wirausaha muda emang wajib dikembangkan🙂
    Kalo udah gitu, akan banyak lapangan pekerjaan.
    Masyarakat gak harus nyari peluang pekerjaan, tapi mencari peluang usaha😀

  2. sip, sepakat, tapi saat ini generasi muda malu memulai, selalu menunggu untuk memulai, padahal memiliki potensi yang luarbiasa untu menjadi wirausaha muda, apalagi dengan perkembangan jejaring sosial sebagai medianya…

  3. 0.24% jika dibandingkan dengan jepang yang 10%. Terasa perbandingan yang dirasakan. Harus mulai ditumbuh dan kembangkan lagi jiwa kewirausahaan demi memajukan negara kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: