Blog Archives

Hidup = Ngekos

Mungkin Anda sedikit ill feel jika membaca judul diatas, Hidup = Ngekos. Maksudnya apa? Memang kita didunia ini hidup harus membayar kosannya dengan sipa? Ibu kos atau pak kos? Ya, seperti pelajar, mahasiswa atau siapapun yang hidupnya ngekos, jauh dari rumah untuk melanjutkan pendidikan, bekerja maupun sesuatu dan lain hal. Read the rest of this entry

Lawan atau Kawan

Lawan, ihwal  yang identik dengan pertentangan, sekutu, musuh, kebencian, dan hal lainnya yang bersifat perlawanan. Untuk itu, bagaimana sikap Anda jika di pertemukan pada situasi dan kondisi di luar dugaan keinginan Anda, khususnya kepada seseorang yang Anda benci ? Read the rest of this entry

Kuliah Bukan Untuk Cari Kerja

Pasca Ujian Nasional(UN) dan pengumuman hasil kelulusan  usai, para pelajar tak henti-hentinya berjuang lagi untuk  melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.  Seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) jalur ujian tertulis 2011 yang telah di selenggarakan  masing-masing kampus ternama negeri ini, sudah terasa vibrasinya. Read the rest of this entry

“Lintah Darat” Ala NII

Multikultur negeri ini sedang di hadang dengan berbagai permasalahan yang semakin runyam. Belum rampungnya masalah aksi teror bom saat ini, malah di perkeruh dengan  keberadaan organisasi layaknya sebuah negara lengkap dengan pejabat-pejabatnya. Read the rest of this entry

Mahasiswa ‘Tanpa’ Demo

“Salam demokrasi, dalam menyambut mayday dan hari pendidikan nasoinal kami mengundang  kawan-kawan mahasiswa, untuk hadir besok 1 Mei 2011 untuk berpartisifasi dalam menyuarakan suara rakyat dan menuntut pendidikan murah untuk rakyat, pukul 09.00 berkumpul di lapangan Renon(Bali), “ secarik kata-kata tersebut masuk dalam inbok ponselku beberapa minggu yang lalu. Read the rest of this entry

Hobi Adalah Lahan Pekerjaan

Foto:net

Lulus dari perguruan tinggi, belum tentu menjamin mahasiswa memperoleh pekerjaan yang layak sesuai denga jurusan. Terkadang ada yang mengangur bertahun-tahun, mendapat pekerjaan yang tidak sesuai dengan keilmuannya, dan parahnya, menggunakan cara “pintas”. Asalkan  bisa menghasilkan.

Padahal, jika kita perhatikan.  Setiap Mahasiswa atau siapapun  memiliki kelebihan berupa hobi. Nah, dengan hobi yang dimiliki sekiranya bisa dialih fungsikan agar bisa memproduksi pekerjaan  dan tidak menutup kemungkinan,  jika ditekuni dan terus mengelola hobi yang dimiliki, tentu akan berbuah manis .

Tanpa harus berorientasi pada pekerjaan konvensional maupun PNS. Telah banyak cerita sukses yang dimulai oleh para penekun hobi. Meskipun bagi sebagaian orang, mungkin hal tersebut dipandang sebelah mata. Namun fakta telah  membuktikan.

Untuk itu mulailah kenali hobi diri sendiri dan maksimalkan.  Asal  ada kemamuan pasti ada jalan. Misalnya saja memiliki hobi browsing internet bisa memanfaatkannya menjadi  bisnis online, berwirausaha, menulis,  ataupun yang lainya, sesuai dengan hobi masing-masing.

Jadi tak usah takut  mau bekerja dimana. Karena hobi anda adalah aset terpenting. Selamat mencoba!

 

Peduli Korban Bencana Alam, Mahasiswa dan Musisi “ngamen”

Ketika alam mulai murka, dan enggan lagi untuk bersahabat  maka manusia pun menjadi musuh terbesarnya. Gejala dan tanda-tanda alam pun muncul, untuk menggangu aktivitas manusia. Setidaknya itulah yang menjadi kisah terburam diakhir tahun 2010 ini, yang melanda Indonesia. Ditiga titik wilayah yang berbeda yaitu Wasior, Mentawai, Sleman. Read the rest of this entry

Menekuni Hobi Sebagai Lahan Pekerjaan

Lulus dari perguruan tinggi, belum tentu menjamin mahasiswa memperoleh pekerjaan yang layak sesuai denga jurusan.

Terkadang ada yang mengangur bertahun-tahun, mendapat pekerjaan yang tidak sesuai dengan keilmuannya, dan parahnya, menggunakan cara “pintas”. Asalkan  bisa menghasilkan. Read the rest of this entry

Belajar Berdemokrasi

Menyandang status sebagai mahasisiwa tentu merupakan bukan sebuah kebetulan. Status orang terpelajar/intelek, yang memiliki pola pikir progresif dan tidak hanya peka terhadap hal-hal yang besar  namun  peduli jyga  terhadap  hal yang sangat kecil. Read the rest of this entry
%d bloggers like this: