Blog Archives

Profesi Petani Tak “Berwibawa” Lagi

Siapa yang tidak membutuhkan sandang ,pangan dan papan saat ini? Semua berlomba-lomba mencari kebutuhan tersebut. Sarapan di pagi hari dengan tersedianya beragam hidangan, pakaian yang dikenakan untuk melakukan beraktivitas serta tempat tinggal yang bukan hanya sekadar untuk “tempat tidur”,namun lebih dari itu.

Namun pernahkan semua sejenak berfikir, siapa yang paling sangat berperan penting sehingg bisa menikmati kebutuhan hidup senyaman itu? Kemungkinan ada sedikit yang memikirkannya. Namun  parahnya, jika seseorang  yang tak mau menau  mengenai hal tersebut. Yang  terpenting ia bekerja, bisa mencukupi kebutuhan. Titik. Tak lebih dari itu lagi. Padahal dibalik semua itu, Petani-lah yang harus membanting tulang untuk mencukupi kebutuhan para anggota masyarakat lainnya, yang berprofesi di bidang  pemerintahan, industri, pengajar,wirausaha, pariwisata dan pengusaha. Read the rest of this entry

Haruskan Bersekolah di “Kandang Ayam”?

Lantai beralas tanah yang becek, bangku dan meja harus ditopang dengan tiang bambu, serta atap rumbia yang bocor, apalagi  kerap memaksa para guru mengungsikan siswa-sisiwi  ke rumah penduduk jika hujan deras.

Setidaknya itu yang tercermin  dari bangunan SDN 50 Benteng Palioi, Bullukumba, Sulawesi Selatan. Menjadi keprihatinan tersendiri, ketika menyaksikan pemberitaan melalui media elektronik mengenai potret pendidikan Indonesia saat ini Read the rest of this entry

%d bloggers like this: