Blog Archives

Profesi Petani Tak “Berwibawa” Lagi

Siapa yang tidak membutuhkan sandang ,pangan dan papan saat ini? Semua berlomba-lomba mencari kebutuhan tersebut. Sarapan di pagi hari dengan tersedianya beragam hidangan, pakaian yang dikenakan untuk melakukan beraktivitas serta tempat tinggal yang bukan hanya sekadar untuk “tempat tidur”,namun lebih dari itu.

Namun pernahkan semua sejenak berfikir, siapa yang paling sangat berperan penting sehingg bisa menikmati kebutuhan hidup senyaman itu? Kemungkinan ada sedikit yang memikirkannya. Namun  parahnya, jika seseorang  yang tak mau menau  mengenai hal tersebut. Yang  terpenting ia bekerja, bisa mencukupi kebutuhan. Titik. Tak lebih dari itu lagi. Padahal dibalik semua itu, Petani-lah yang harus membanting tulang untuk mencukupi kebutuhan para anggota masyarakat lainnya, yang berprofesi di bidang  pemerintahan, industri, pengajar,wirausaha, pariwisata dan pengusaha. Read the rest of this entry

Pers Akademika : Netral Ataukah “Memihak”?

Pergerakan pers mahasiswa  saat  terbilang mapan. Tentunya tak terlepas dari akses Ilmu pengetahuan  dan teknologi yang mendukung. Namun, dibalik kemapanya pun, acapkali menjadi  tanda tanya besar di benak mahasiswa lainnya, atas sikap yang diemban oleh salah satu organisasi kampus tersebut.

Apakah posisi pers mahasiswa, masih memihak pada ideologi  pers atau telah tergerus dengan adannya kepentingan tertentu, yang  acapkali membingungkan mahasiswa sendiri.

Setidaknya kegundahan itu yang dirasakan  Heni Ratnasari yang saat ini duduk sebagai Redaktur Pelaksana di Pers Mahasiswa Kampus Udayana, yaitu “Pers Akademika” . Ia  menututurkan bahwa arah dan pergerakan Pers  Akademika  tak seperti dulu lagi yang bena-benar netral.

“Saya tidak merasa srek, ketika Pers Mahasiswa  tidak sebagaimana mestinya lagi.  Penentuan sikap organisasi  yang tidak jelas, dan entah mau dibawa kemana,” keluh mahasiswi  jurusan Kimia tersebut.

Ia pun menjelaskan Pers Akademika belakangan ini, antara nentral maupun memihak. Sehingga menjadikan dirinya kebingungan sebagai salah satu pengurus di Akademika. Begitupun dengan pemberitaan yang dipublikasikan selama ini, yang cenderung memihak kepada Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM).

“Pers saat ini di pertanyakan keindependenannya, karena terkesan lebih memihak kepada pemerintahan(BEM),” jelasnya.

Heri mahasiswa yang telah mendalami jurnalistik sewaktu SMA itu, memperhatikan selama ini, mengapa Pers Akademika tidak seperti dulu lagi yang benar-benar memihak dengan keadaan mahasiswa. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: