Blog Archives

Banda Aceh; Peradaban Wisata Masa Depan Indonesia

Hampir enam tahun silam lebih, bencana yang tidak hanya  merenggut korban jiwa  namun juga harta benda. Apalagi  tata ruang  alam, Serambi Mekahnya Indonesia ini , lumpuh tak berdaya ulah “Tsunami”. Berada pada titik nadir yang memilukan, bahkan pesimisme untuk membangun kembali begitu hampir memudar. Read the rest of this entry

Advertisements

“Tajen”, Judi, Budaya Atau-kah Yadnya?

Sabung ayam atau tajen nyaris tak dapat dilepaskan dari kehidupan orang Bali-Hindu. Adanya larangan tajen kerena sering dikaitkan dengan judi sejak tahun 1981, dimana acara tajen tak lagi dilakukan secara terbuka di wantilan yaitu bangunan tradisonal yang umum yang terdapat di desa. Acara tajen kemudian dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh warga Bali. Namun Belakangan, sejak era reformasi acara tajen dilakukan untuk penggalangan dana. Read the rest of this entry

Terusiknya Keamanan Pulau Dewata

Mencermati keadaan Bali saat ini, begitu terasa mencekam. Begitu banyak kejadian, yang tak diduga sebelumnya,namun sekarang tampil bak pangung sandiwara.

Menjadi sebuah agenda dan buah bibir dalam berbagai kalangan mengenai citra Bali saat ini. Ketimpangan sosial yang menggejala dimasyakat, tentunya bisa kita saksikan. Berbagai permasalahan tak kunjung reda, jika hanya berpatokan pada satu solusi saja.

Arus globalisasi dan pariwisata, tentunya merupakan akses strategis dalam lini kehidupan di pulau seribu pura ini. Khususnya dalam memenuhi kebutuhan ekonomii masyarakat. Bali seakan menjadi incaran oleh siapapun. Branding Island yang menakjubkan. Read the rest of this entry

Bandara Baru,Masalah Baru

Tak lama lagi Bali akan memiliki dua Bandara bertaraf Internasional.

Rencananya, Buleleng menjadi target pembangunan persinggahan maskapai penerbangan nasional maupun dunia. Setidaknya menyumbang pula sebagai penunjang dunia pariwisata Bali.

Ide yang cukup brilliant dalam menyeimbangkan pariwisata Bali Selatan dan Utara. Karena selama ini, fokus pariwisata lebih di dominasi wilayah Bali Selatan. Jadi tak heran pula, pemerintah telah melirik Buleleng sebagai target dalam pengembangan pariwisata tahap selanjutnya.

Selain itu bukan tanpa alasan mengapa Buleleng dipilih sebagai lahan basah untuk membagun bandara Internasional. Persyaratan  pembangunan sebuah bandara internasional tentunya bukan pekerjaan yang gampang, seperti proyek lainnya. sangat berat. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: