Monthly Archives: January 2011

Pers Akademika : Netral Ataukah “Memihak”?

Pergerakan pers mahasiswa  saat  terbilang mapan. Tentunya tak terlepas dari akses Ilmu pengetahuan  dan teknologi yang mendukung. Namun, dibalik kemapanya pun, acapkali menjadi  tanda tanya besar di benak mahasiswa lainnya, atas sikap yang diemban oleh salah satu organisasi kampus tersebut.

Apakah posisi pers mahasiswa, masih memihak pada ideologi  pers atau telah tergerus dengan adannya kepentingan tertentu, yang  acapkali membingungkan mahasiswa sendiri.

Setidaknya kegundahan itu yang dirasakan  Heni Ratnasari yang saat ini duduk sebagai Redaktur Pelaksana di Pers Mahasiswa Kampus Udayana, yaitu “Pers Akademika” . Ia  menututurkan bahwa arah dan pergerakan Pers  Akademika  tak seperti dulu lagi yang bena-benar netral.

“Saya tidak merasa srek, ketika Pers Mahasiswa  tidak sebagaimana mestinya lagi.  Penentuan sikap organisasi  yang tidak jelas, dan entah mau dibawa kemana,” keluh mahasiswi  jurusan Kimia tersebut.

Ia pun menjelaskan Pers Akademika belakangan ini, antara nentral maupun memihak. Sehingga menjadikan dirinya kebingungan sebagai salah satu pengurus di Akademika. Begitupun dengan pemberitaan yang dipublikasikan selama ini, yang cenderung memihak kepada Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM).

“Pers saat ini di pertanyakan keindependenannya, karena terkesan lebih memihak kepada pemerintahan(BEM),” jelasnya.

Heri mahasiswa yang telah mendalami jurnalistik sewaktu SMA itu, memperhatikan selama ini, mengapa Pers Akademika tidak seperti dulu lagi yang benar-benar memihak dengan keadaan mahasiswa. Read the rest of this entry

Advertisements

Daya Tarik “Seksi” PNS


Siapa sih di negeri ini yang tidak ingin menjadi PNS(Pegawai negeri Sipil)?

Pasti sebagian dari rakyat Indonesia ingin menyandang status tersebut bukan. Apalagi bagi masyarakat dengan jenjang pendidikan tinggi, tentu sudah menyiapkan segalanya untk menjadi seorang pegawai negeri.

Persiapan yang dilakukan mulai dari menuntut ilmu setinggi-tinginya, bahkan sampai keluar daerah, bahkan ada pula yang rela merogoh kocek harus kuliah sampai keluar  negeri. Intinya Cuma satu. Setelah selasai menuntut ilmu nanti, menginginkan  pekerjaan yang layak dan mampu menjadi jaminan di hari tua kelak.

PNS seakan menjadi lahan pekerjaan menjanjikan bagi mata pencarian masyarakat kita saat ini. Terbukti dari pendaftaran calon pegawai negeri sipil dari lulusan perguruan tinggi yang dilakukan di beberapa daerah mengalami peningkatan yang signifikan. Bukan  tanpa alasan, mengapa PNS masih menjadi “idola” di hati masyarakat kita. Read the rest of this entry

Gara-Gara Gayus……

Foto: net

Siapa sih di negeri ini yang tidak kenal Gayus Tambunan. Dari anak-anak kecil hingga lansia pun tak asing lagi mendengar nama Gayus.

Ya, Gasus memang mulai terkenal dari media cetak maupun elektronik sejak kasus hebohnya yaitu penggelapan pajak uang negara dengan jumlah tidak sedikit.

Pemberitaan media massa memang begitu mengalir deras. Sejak tertangkapnya Gayus hingga di masukkan ke dalam hotel Prodeo. Sampai-sampai, media Imfotaiment pun tak hanya lagi mengungkap sisi kehidupan artis secara detail, sosok Gayus pun dipampang bak seorang artis dengan beragam embel-embel “prestasinya”, dalam mengelabui aparat penegak hukum di Republik ini.

Belum lagi, prestasi hebat Gayus yang selama mendekap di dalam rutan(rumah tahanan),namun nyatanya mampu merobohkan “dinding hukum” yang begitu tebal, dengan lembaran rupiah yang dimilikinya. Akhirnya Gayus pun bisa melenggang bebas kesana –kemari untuk liburan sesuka hatinya. Termasuk plesiran ke Bali maupun luar negeri.

Namun lucunya lagi, padahal bung Gayus telah di tahan di Rutan dengan pengwalan amat sangat ketat, namun toh dengan gampangnya ia bisa menghirup udara segar di luar jeruji sana dengan begitu nikmatnya. Pokoknya salut dan jempol kaki deh, buat Gayus. Read the rest of this entry

“Pedasnya” Harga Cabai

 

foto:net

Melambungnya hargai cabe beberapa bulan terakhir ini setidaknya menyontak  para ibu rumah tangga dan sebagian pengelola rumah makan. Bisa dikatakan kenaikan harga cabe yang begitu ”pedas” di sebagian besar wilayah Indonesia.

Harganya pun tak main-main. Ratusan ribu rupiah. Fantastis . Bahkan pemilik rumah makan harus rela mengeluarkan biaya yang lebih dari sebelumnya untuk tetap mengimbangi rasa masakan yang dijajakan.

Masyarakat kita memang  tak terlepas dari bumbu yang namanya cabe. Tak lengkap rasanya pedasnya. Tidak heran pula isu kenaikan harga cabe ini menjadi perhatian khusus Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Inilah salah satu fenomena, ketika pemerintah hanya fokus pada swayembada beras di negeri ini.

Selama ini  sayur-sayuran jauh dai jangkaun pemerintah dalam penangannya, apalagi masuk ke ranah spesifik seperti bumbu dapur, cabe.

Namun di sinalah menjadi pembelajaran bagi pemerintah, agar memperhatikan masalah hal terkecil, karena berimbas sangat besar. Sehingga nantinya masyarakat tidak kepedasan dengan harga cabe di pasaran, seperti saat ini.

 






 

Hobi Adalah Lahan Pekerjaan

Foto:net

Lulus dari perguruan tinggi, belum tentu menjamin mahasiswa memperoleh pekerjaan yang layak sesuai denga jurusan. Terkadang ada yang mengangur bertahun-tahun, mendapat pekerjaan yang tidak sesuai dengan keilmuannya, dan parahnya, menggunakan cara “pintas”. Asalkan  bisa menghasilkan.

Padahal, jika kita perhatikan.  Setiap Mahasiswa atau siapapun  memiliki kelebihan berupa hobi. Nah, dengan hobi yang dimiliki sekiranya bisa dialih fungsikan agar bisa memproduksi pekerjaan  dan tidak menutup kemungkinan,  jika ditekuni dan terus mengelola hobi yang dimiliki, tentu akan berbuah manis .

Tanpa harus berorientasi pada pekerjaan konvensional maupun PNS. Telah banyak cerita sukses yang dimulai oleh para penekun hobi. Meskipun bagi sebagaian orang, mungkin hal tersebut dipandang sebelah mata. Namun fakta telah  membuktikan.

Untuk itu mulailah kenali hobi diri sendiri dan maksimalkan.  Asal  ada kemamuan pasti ada jalan. Misalnya saja memiliki hobi browsing internet bisa memanfaatkannya menjadi  bisnis online, berwirausaha, menulis,  ataupun yang lainya, sesuai dengan hobi masing-masing.

Jadi tak usah takut  mau bekerja dimana. Karena hobi anda adalah aset terpenting. Selamat mencoba!

 

Hadapi Tantangan 2011 dengan HOKI

Foto:net

Memasuki tahun 2011 ini tentunya menjadi refleksi baru bagi segenap rakyat Indonesia dalam bertindak lebih bijak.  Tahun 2010 adalah sejarah singkat dalam menapaki kehidupan saat ini. Setidaknya  beragam cerita yang telah menghiasi kisah kisuh perjalanan bangsa dan pergulatanya. Sehingga  menjadi  catatan tersendiri dalam setiap pergantian tahun.

Beragam ironi yang telah menimpa rakyat Indonesia. Terlalu lelah untuk mengulas kembali keculasan manusia di negeri ini. Namun itulah lah kehidupan. Kita harus selalu bisa berbuat yang  lebih baik, baik dan baik lagi. Tak terlepas pula dari tantangan dan peluang di tahun 2011 ini. Menjadi acuan terpenting untuk menggalakan semangat juang dengan mangaktifkan semangat ’45. Menghadapi goncangan bencana alami maupun bencana  “buatan manusia” . Masih banyak pula yang menjadi pekerjaan rumah bagi para elite kita dan elemen masyarakat. Read the rest of this entry

Bangga Menjadi Pemain Potensial di Asia

Meskipun para pasukan Garuda tidak mampu memboyong tahta kemenangan pada Piala AFF Suzuki  2010, namun semangat dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia  begitu gencar  bergumam. Read the rest of this entry






Sketsa di Balik Bencana

 

Sorotan media yang begitu gencar dan fokus memberitakan kejadian bencana alam  beberapa minggu ini, memang sangat memilukan. Apalagi media elektronik. Bahkan  tak luput dan bertupi-tubi mengupas sisi bencana alam dari meja redaksinya. Pasalnya, NKRI sedang dirundung tangisan para korban bencana alam yang beruntut. Mulai dari banjir  bandang di Wasior di Papua Barat, Tsunami di Mentawai, dan letusan merapi di Sleman, Yogyakarta. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: